"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 30 April 2021

Tanggapan Bupati Jember, Video Viral Curhatan Perangkat Desa Belum Terima Gaji Sejak Januari

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Menanggapi Vedio Viral di Grup WhatsApp curhatan Perangkat Desa yang belum Terima Gaji sejak Januari 2021, Bupati Jember, H Hendy Siswanto meminta Sabar.

Pasalnya saat ini sudah proses dan sedang berjalan, apalagi register Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember tahun 2021 dari Gubernur Jawa Timur sudah turun, sehingga minggu depan bisa disahkan.

“Saya kira banyak perangkat desa yang mampu, bersabar dikit dululah, semua sudah tau bagaimana APBD ini berproses, mau menggaji dari mana kalau APBD belum disahkan,  tunggulah”, Jelas Hendy kepada para awak media usai melantik 93 pejabat fungsional, Jumat (30/4/2021).  

Bahkan kata Bupati Hendy saat ini nomor registernya sudah keluar . “Ya mungkin minggu depan sebelum lebaran sudah disahkan, sebenarnya malah enak gaji selama 5 bulan diberikan penuh istilahnya di rapel, sehingga terkumpul banyak,” katanya.

Dalam curhatan di vedio berdurasi 02 menit 05 detik itu, perangkat desa mengeluhkan soal gaji yang belum diterima, terlebih mendekati lebaran. Perangkat desa yang diduga dari Kecamatan Ajung itu juga mengatakan, gaji dari perangkat desa biasanya melekat pada pencairan ADD.

“Kepada yang terhormat Bupati Jember H Hendy Siswanto, kami perangkat desa di Jember, sudah 4 bulan belum gajian, lebaran sudah dekat, apalagi dua hari lagi bulan Mei, jadi total 5 bulan, biasanya gaji menyatu dengan ADD, Perbupnya berlum di dok maka tidak bisa dicairkan”, keluhnya.

Untuk urusan perut dan gaji, sebaiknya jangan membahas aturan macam-macam sampai kejaksaan, gaji harus dibayar, terlebih lebaran semakin dekat, soal gaji ini menyangkut kehidupan, bukan lagi kesejahteraan, oleh karenanya agar segera dicairkan apapun alasannya.

“Kalau sampai gaji dibayar setelah lebaran, kami semua bisa apa, oleh karenanya saya minta agar segera di cairkan apapun alasannya, karena ini menyangkut kehidupan, bukan lagi pada kesejahteraan,” ujar pria dalam vidio dengan menggunakan bahasa madura. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: