Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com – Kepedulian tak harus menunggu dewasa. Hal itu dibuktikan para pelajar anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMPN 4 Jember yang kompak menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di tengah kesibukan belajar, para anggota PMR Madya SMPN 4 Jember bergerak dari satu kelas ke kelas lainnya. Mereka mengajak teman-teman sekolah untuk menyisihkan sebagian uang saku sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Aksi sederhana tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Dari hasil penggalangan dana, para pelajar berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp1.022.500.
Donasi itu kemudian diserahkan kepada Markas PMI Kabupaten Jember pada Senin, 31 Agustus 2026. Selanjutnya, bantuan akan diteruskan melalui jaringan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.
Ketua PMR Madya SMPN 4 Jember, Nazifa, mengatakan penggalangan dana tersebut merupakan bentuk kepedulian para pelajar terhadap korban bencana.
Menurutnya, meskipun jumlah bantuan yang terkumpul tidak besar, para anggota PMR ingin menunjukkan bahwa kepedulian bisa dimulai dari mana saja, termasuk dari lingkungan sekolah.
“Kami ingin ikut membantu saudara-saudara yang sedang terkena musibah. Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban mereka,” ujarnya.
Pembina PMR Madya SMPN 4 Jember, Diana, mengapresiasi semangat para siswa yang tergerak melakukan aksi kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu bukan hanya tentang mengumpulkan uang, tetapi juga menjadi pembelajaran nyata bagi para pelajar mengenai nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kerelawanan.
“Anak-anak belajar bahwa membantu sesama tidak harus menunggu dewasa. Dari sekolah pun mereka bisa berbuat sesuatu untuk saudara yang sedang terkena musibah,” kata Diana.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan PMR Madya SMPN 4 Jember.
Ia menilai aksi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan kepalangmerahan mampu menumbuhkan jiwa kemanusiaan sejak dini.
“Ini bukan sekadar soal nominal donasi, tetapi tentang kepedulian dan keikhlasan para pelajar. Semangat kemanusiaan seperti inilah yang perlu terus ditanamkan,” ujar Zainollah.
Ia menambahkan, donasi yang diterima PMI Kabupaten Jember akan diteruskan melalui mekanisme PMI untuk membantu masyarakat terdampak bencana gempa di NTT. (eros)


