"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, December 30, 2015

Pedagang Pasar Kepatihan Gelar Aksi Protes Ke Dinas Pasar

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dua bulan Aspirasinya tidak mendapat tanggapan, sejumlah pedagang Pasar Kepatihan Kaliwates Rabu (30/12) melakukan aksi protes di kantor Dinas Pasar yang terletak di eks Gedung BHS.

Mereka meminta keadilan atas tempat berjualan yang telah mereka tempati selama ini. Aksi ini dilakukan dengan damai, para pedagang hanya menuntut agar pihak Dinas Pasar bisa memfasilitasi permasalahan antara pedagang dengan warga setempat pemilik lahan yang ditempati para pedagang berjualan selama ini.

Koordinator pedagang Pasar Kepatihan Solehatus kepada sejumlah wartawan mengungkapkan aksi protes yang dilakukan dirinya beserta pedagang Pasar Kepatihan lainnya sebagai bentuk kekecewaan dan meminta keadilan atas aspirasi mereka yang sudah disampaikan.

“Kami datang kesini untuk meminta keadilan. Kami sudah berdagang sejak puluhan tahun. Dua bulan sebelum hari ini, kami juga sudah ke Dinas Pasar untuk menyampaikan masalah yang kami hadapi dengan pemilik tempat dimana kami berjualan sehari-hari, tapi sampai sekarang kami belum mendapat kejelasan,“ katanya.

Solehatus juga menambahkan, bahwa pemilik lahan yang ditempati pedagang pasar berjualan sehari-hari meminta pedagang agar tidak lagi berjualan di tanahnya karena hendak dibangun. Jika tidak maka pemilik tanah tersebut akan melakukan segala cara untuk mengusir para pedagang Pasar Kepatihan.

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, H Amin (60) pedagang sandal dan juga Iin (30) pedagang cambah. Mereka mengungkapkan bahwa setiap bulannya juga sudah membayar uang sewa lapak ke oknum pemilik lahan tersebut. Besaran sewa bervariasi mulai dari 15.000 hingga 60.000 rupiah perbulannya, diluar retribusi resmi dari Dinas Pasar 2500 rupiah setiap harinya.

Staf Dinas Pasar bahwa pihaknya sudah berusaha “setelah kami lakukan survey serta klarifikasi kepada pemilik lahan, kami tidak bisa berbuat banyak. Pemilik lahan memiliki Sertifikat Hak Milik dan menunjukkan bukti kepemilikan itu,” Ujar Halil usai pertemuan.

Halil juga menyampaikan bahwa lahan yang ditempati para pedagang saat ini bukan tempat jualan buat pedagang karena tempat yang mereka tempati adalah jalan akses kampung tapi pihaknya akan berupaya maksimal dan akan memanggil Mantri Pasar untuk mencari tempat buat para pedagang. (midd)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: