"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, March 24, 2016

Rekonstruksi Pembunuh Siswi SMK 5 Jember Digelar

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Polres Jember akhirnya melakukan rekonstruksi meninggalnya Ita Purnamasari Siswi kelas XII jurusan KIA 1 SMK N 5 Jember yang dibunuh pacarnya Danial Azmy Arrasid Sabtu (27/2) lalu.

Rekonstruksi warga Dusun Gladak Kudung Desa Rambigundam Rambipuji yang berlangsung di area persawahan ini mendapat pengawalan ketat dari aparat resmob jember, puluhan warga yang mengetahui adanya rekonstruksi berbondong-bondong untuk melihat jalannya rekonstruksi.

“Ada 18 adegan yang diperagakan, sejak pacar korban menjemput dari tempat bimbel hingga membunuhnya di area persawahan, dan rekonstruksi ini bagian dari melengkapi berkas perkara pelaku,” ujar Kanitpidum Polres Jember Ipda Ainur Rofik yang memimpin jalannya rekonstruksi, Kamis (24/3).

Dalam adegan, terlihat Danial membonceng korban dari barat menuju timur, sesampai di persawahan, pelaku cekcok dan mencekik korban, saat korban terjatuh, pelaku mencekik kembali dan menyeret ke sawah di sisi utara jalan, pelaku kembali mencekik dan membenamkan kepala korban ke dalam kubangan lumpur.

Rekonstruksi pukul 12.30 ini berjalan lancar, suasana panas tidak menyurutkan warga untuk melihat jalannya rekonstruksi, banyak warga yang merasa iba dengan korban, “Saya tidak bisa membayangkan bagaimana saat itu korban meregang nyawa, saya gak tega melihatnya mas,” ujar Farida warga perumahan Graha Citra Mas.

Seperti diketahui, warga Dusun Gumuk Kerang Desa Ajung, Sabtu lalu (27/2) dihebohkan penemuan mayat perempuan muda di area persawahan, korban ditemukan Yopi warga Karanganyar saat hendak berangkat kerja, karena takut, Yopi memberitahukan penemuan mayat Ita Purnamasari kepada Dodik warga Dusun Gumuk Kerang.

Semula warga menduga jika mayat itu korban begal, tapi ini terbantahkan setelah polisi mencurigai Danial selaku pacar korban mendatangi korban di kamar mayat, bahkan saat polisi melakukan olah TKP, pelaku juga berada di okasi, polisi mencurigai pacar korban karena pada jam tangan pelaku yang dipakai terdapat noda lumpur.

"Paska kejadiaan tersangka tidak melarikan diri bahkan masih kembali ke TKP dan masuk sekolah seperti tidak terjadi apa-apa, tersangka juga datang ke Kamar Mayat untuk memastikan jasad korban, saat itu langsung kita amankan" ujar Kasatreskrim Polres Jember AKP. Agus I Suprianto usai menangkap pelaku.

Bahkan dari pemeriksaan, pelaku tidak mengakui perbuataannya, tersangka juga membuat keterangan palsu untuk menutupi aksi kejinya agar tidak tercium Polisi."Tersangka beralibi mengantar korban ke tempat Bimbingan belajarnya, selanjutnya korban ditinggal, tersangka mengaku sempat menjemput namun korban sudah tidak ada bahkan ia berpura-pura menanyakan kepada warga sekitar dengan menunjukan foto korban" imbuh Agus.

Agus mengatakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan anak karena korban masih di bawah umur. "Tersangka dijerat dengan pasal 80, 81, dan 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup," ujarnya. (ali)

Berita Terkait Kriminal

1 comment:

Download Game Software Terbaru Gratis said...

Waduh, masih jadi pacarnya saja sudah belagu nih.. hmm...