Selamat Hariraya Idul Fitri 2017 "Minal Aidin Walfaizin", Mohon Maaf Lahir dan Batin."
Custom Search

Jumat, 14 April 2017

Bondowoso Pernah Dimekarkan Menjadi Dua Afdeeling

Bondowoso, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tahun 1883 M Bondowoso alami pemekaran, dua assitent residentien (Afdeeling), Bondowoso dan Djember. dipimpin asisten residen orang Belanda.

Pemekaran ditetapkan dalam Lembaran Negara Pemerintah Hindia Belanda atau Staatsblad van Nederlandsch Indie No. 17 Binnenlandsch Bestuur Bezoeki: Splitsing der afdeeling Bondowoso in twee adsistend Residentien yang ditandatangani 9 Januari 1883, diterbitkan dalam lembaran negara (Staatsblad) 16 Januari 1883.

“Wilayah afdeeling adalah district atau kawedanan. Setiap afdeling diletakkan seorang asistent residentie berkedudukan di setiap ibukota afdeeling, yaitu: ibukota afdeeling Bondowoso di Bondowoso dan afdeeling Djember di Djember”. Demikian ungkap Direktur Rumah Sejarah Y. Setiyo Hadi. Jumat, (14/4)

“Pembagian afdeeling Bondowoso terdiri dari tiga district atau kawedanan, yaitu: District Bondowoso, District Penanggoengan dan District Wonosari. Sementara  Afdeeling Djember  terdiri empat district, yaitu: District Djember, District Soekokerto,  District Tanggoel dan District Poeger” Jelas pria disapa Mas Yopi ini

Sebelumnya Bondowoso dan Jember sebelum tahun 1883 menurutnya merupakan satu kesatuan wilayah Afdeeling Bondowoso yang berada di wilayah Karesidenan (Residentie) Bezoeki. Kewilayahan Residentie (Karesidenan) Besoeki, termasuk Bondowoso dan Jember, merupakan daerah yang subur.

“Afdeeling Bondowoso sebelum tahun 1883 memiliki daya tarik bagi pengembangan pertanian dan perkebunanan,  sehingga berbagai perusahaan tertarik datang di Afdeeling (Bondowoso dan Jember) untuk mengolah di wilayah ini”. Lanjutnya

Perusahaan ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk. Pertumbuhan ekonomi menjadikan wilayah ini sebagai pusat produksi hasil bumi perkebunan dan menjadi motivasi para migran dari Madura dan Jawa didatangkan dan mendatangi ke wilayah ini sebagai pekerja kebun maupun pegawai pemerintahan.

Semakin berkembangnya ekonomi dan penyebaran penduduk, serta dibangunnnya jalur kereta api dan berbagai fasilitas umum di Afdeeling Bondowoso, pada sekitar abat ke 17 itu menurutnya yang mendorong dilakukan pemekaran menjadi dua Afdeeling . (eros)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: