"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Minggu, 02 April 2017

Diduga Dibakar Api Cemburu Suami Tega Bakar Istri Sirinya

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Diduga terbakar api cemburu Rohim, seorang suami tega membakar Uli Rubiyanti, istri sirinya sendiri.  Akibat perbuatannya pelaku harus berurusan dengan pihak berwajib.

Beruntung tidak sampai terjadi korban jikwa, namun seluruh tubuh korban yang mengalami luka bakar harus dirawat di RS Soebandi. Sementara pelaku yang terkena percikan api juga mengalami luka bakar di kakinya telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan di Polres Jember.

Demikian diungkapkan Kapolres AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, didampingi Kasat Reskrim Polres Jember AKP Bambang Wijaya ST. MM dalam rilisnya di halaman Markas Kepolisian Resort (Mapores) Jember Jl. Kartini 17, Kelurahan, Kepatihan, Kec Kaliwates Minggu (2/4).

Atas peristiwa itu Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya kursi dan keset yang terbakar, motor Honda Beat, sepatu, sandal, rambut korban, botol plastik sprite, korek api, helm yang terbakar, dan pakaian pelaku yang terbakar.

"Tersangka dikenai Pasal 355 ayat satu subsider 187, pasal 355 mengenai penganiayaan berat yang direncanakan dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. Sementara pasal subsider yakni 187 tentang pembakaran”. " kata Ajun Komisaris Besar Polisi Kusworo Wibowo, SH, SIK.

Usai rilis Kapolres Kusworo Wibowo, didampingi ibu Bhayangkari menjenguk korban pembakaran Uli Rubiyanti. Korban dirawat di kamar observasi di ruang Mawar di RS dr Soebandi Jember. Kapolres sempat berbincang dengan kakak korban dan petugas yang menjaga.

"Kondisinya sudah membaik dibanding kemarin saat ini korban sudah bisa buang air kecil, sudah bisa membuka mata, serta sudah bisa berbicara. Itu semua tidak bisa dilakukan oleh korban sebelumnya." tutur Kapolres kepada sejumlah wartawan di RS dr Soebandi

Kapolres menjelaskan luka bakar yang dialami korban mencapai 71 persen dengan eskalasi 2A. Kondisi ini, sesuai keterangan perawat, korban bisa beraktivitas kembali sekitar tiga bulan lagi. Polisi akan memeriksa Korban  jika sudah mendapatkan keterangan dokter jika kondisinya sudah membaik.

Sementara itu, perawat jaga Agus Mulyadi menjelaskan meski kondisi korban lebih baik dari sebelumnya, namun kondisi korban masih labil. "Pada intinya masih labil, proses penyembuhan luka bakar berbeda dari setiap pasien. Itupun tergantung oleh asupan gizi dan nutrisi.” Pungkasnya. (edw)

Berita Terkait Kriminal

Tidak ada komentar: