"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Sunday, 25 February 2018

Mantan TKI Di Jember Rintis Usaha Kap Lampu Ukir Dari Bambu

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ditengah sulitnya mencari lapangan kerja, muncul ide kereatif dibenak Zainal Arifin, seorang pemuda di, Jember, Jawa Timur yang mampu hasilkan uang jutaan rupiah.

Pemuda yang pernah menjadi Tenaga Kerja Indondosia (TKI) di Negeri Malaysia, memulai usahanya dengan merintis kerajinan ukiran lampu ruangan, Rumah, atau Cafe, dari Bambu, di rumahnya di Dusun Gumuk Gebang, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji.

Ide itu ia dapatkan sejak masih bekerja bersama sahabatnya di Malaysia. "Waktu itu saya bersama dengan teman saya yang posisinya sama dengan saya namanya Jhoni Iswanto yang tak lain juga sebagai pekerja kasaran," ucap Arif saat ditemui di kediamannya  Minggu, Minggu (25/02/18) pagi.

Pasalnya lampu itu sangat sederhana, namun harganya melangit, bahan-bahannya juga tidak sulit didapat apalagi di Indonesia, Bambu apapun bisa dirubah menjadi sangat menarik, apalagi dengan diberikan sentuan seni ukir dan ditambahkan pengkilap, membuat para konsumen tertarik.

Dari pengalaman itu Ia berdua mengembangkan usaha itu di rumahnya. "Berbagai inovasi kami lakukan demi mendapatkan kualitas lebih menarik, sehingga bisa memanggil para peminat yang ingin memiliki kap lampu tersebut," tutur Arif sambil menunjukkan hasil kariya nya dengan sahabatnya itu.

Harga per lampu dipatok 130 ribu hingga 150 ribu, dan paket 250 rb, saat ini omset /bulannya mencapai dua juta rupiah, itu pun dari pelanggan yang langsung datang kerumahnya,  “Kami juga pernah menerima pesanan dari luar kota yaitu Lumajang Rp 29 juta, itu kita dapat dari seaeorang melalui media sosial”, jelasnya.

Kini memesan lewat media sosial berkurang, karena sering ke cancel, sebab akses jaringan di desanya masih sulit, akibatnya, pemesanan seringkali tertunda gara-gara jaringan tidak maksimal. "Kami berharap pemerintah bisa meng cover dan menyediakan kebutuhan jaringan," harapnya. (eros/mam).

Berita Terkait Industri

No comments: