"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 7 March 2018

Warga Jember Tanami Ratusan Pohon Di Jalan Rusak

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kesal karena jalan desa tak kunjung diperbaiki, warga dusun Penggungan desa Klatakan Kecamatan Tanggul Jember tanami ratusan pohon pisang dan jenis pohon lainnya.

Tak ayal jalan sepanjang jalan kurang lebih 2,5 kilo meter itu berubah tak ubahnya seperti pekarangan. Tampak terlihat disepanjang jalan itu, bukan hanya pohon pisang saja yang ditanam oleh wrga, tetapi juga terlihat pohon Mangga dan pohon Pete serta Batang Kayu. 

Informasi yang dihimpun media ini bahwa warga mulai menanam pohon pada Selasa (6/3/2018) malam sekitar pukul 18.00 Wib, Hingga Rabu (7/3/2018), pohon berukuran mulai Satu meter hingga dua meter tertanam dijalan sepanjang jalan kurang lebih 2,5 kilo meter itu.

Menurut Lestari (47) warga setempat mengatakan bahwa  Penanaman pohon ini dilakukan sesebagai bentuk protes kepada Pemerintah, karena sudah kurang lebih 10 tahun jalan penghubung antara Desa Klatakan ke Desa Sidomekar kecamatan Semboro tidak kunjung diperbaiki. 

"Ini mungkin sudah ke dua kalinya warga melakukan protes namun hanya diberi janji,  saat protes pertama kita diberi janji katanya bulan dua  tahun ini, namun hingga kini tak ada realisasi, kalau diukur dan disurvey sudah sering sekali," ungkap pria yang akrab disapa Tari, Rabu (7/3/2018).

Hal senada dikeluhkan Mahfud, Untuk itu pemerintah diminta segera memperbaikinya, karena jalan makadam berbatu runcing ini sangat berbahaya dan sering terjadi kecelakaan. "Kalau pengendara sepeda motor yang jatuh hampir setiap hari disini, kami berharap pemerintah memperbaiki jalan ini, " Harapnya.

Sementara itu Kepala desa Klatakan Ramlan, ketika media ini hendak mengkonfirmasi terkait rusaknya jalan dan aksi warga  yang melakukan protes menuntut jalan segera diperbaiki, Kepala Desa tidak ada ditempat, di konfirmasi melalui telepon selulernya Handphone juga tidak aktif. (yond).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: