"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 19 October 2012

Merasa Terancam Jiwanya, Seorang Guru SD Negeri Lapor Polisi


Korban
Bondowoso, MAJALAH-GEMPUR.Com. Merasa terancam jiwanya, Wahyudi (54) warga Perum Griya Kembang Permai Desa Kembang, melaporkan, Sw (55) warga Kelurahan Sekarputih, Tegal Ampel ke Mapolres.

Laporan ini dilakukan lantaran korban merasa terancam jiwannya, atas percobaan pembunuhan dengan cara berusaha membacok dirinya. Demikian aku Wahyudi , kamis (18/10)saat wartawan mendatangi rumah korban.

Korban yang tercatat sebagai Guru SDN  Mandiro 1 Kecamatan Tegal Ampel tak mengelak jika dirinya baru saja dibacok menggunakan clurit, untungnya serangan itu berhasil ditangkisnya walau tangan kirinya mengalami luka.

”Sebenarnya saya enggan melapor ke polisi tapi karena kejadian kekerasan ini sudah terjadi kedua kalinya dan nyawa saya terancam, terpaksa saya tempuh ke jalur hokum sebagai jalan penyelesaiannya,” ujarnya.

Kejadian itu bermula Rabu (17/10) sekitar pukul 08.30 pagi, korban yang baru saja datang dari kantor Dispendik berencana ke sekolahnya, namun dalam perjalanan berpas-pasan.

Saat itulah keduanya saling bertatapan, merasa tertantang terlapor yang merupakan rekan kerja istri korban  PNS guru di SDN Mandiro 2 Kecamatan Tegal Ampel ini memilih turun dari motornya dan langsung mengeluarkan clurit dari dalam tasnya.

Korban yang waktu itu juga turun bermaksud menanyakan kenapa kok berhenti, langsung diserang dengan membacokkan clurit ke tubuhnya, untungnya korban berhasil menangkis serangan itu. Warga sekitar yang mengetahui kejadian perkelahian tersebut langsung melerainya.
           
Saat dikonfirmasi Kasubag Humas AKP H. Ichwanto Jum’at (19/10) membenarkan adanya dua orang PNS guru yang terlibat perselisihan. ”Dalam laporannya, korban yang diserang “dibacok” menggunakan clurit untungnya korban mengaku berhasil menangkisnya. Kini petugas masih meminta keterangan saksi,” jelasnya. (midd)

Berita Terkait Kriminal

No comments: