"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 27 March 2018

Sepi Pembeli Tak Membuat Pengrajin Perhiasan Kemasan Di Jember ini Putus Asa


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Meski sepi pembeli, Rozi, (35) Pengrajin kemasan (emas atau pun) indah dari logam mulia, perak dii Pasar Baru Kencong Kabupaten Jember ini tampak tetap semangat.

Pria paruh baya kelahiran tahun 1983, asal  Dusun Umbulsari, Desa Pulorejo, kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang  ini mengaku sudah menjalani profesi langka  ini yaitu  membuat desain kalung atau cicin yang biasa orang menyebutnya kemasan  ini sudah puluhan tahun “Sudah sekitar 25 tahun mas,” akunya. 

Dengan bermodal alat Kempusan Mata Las dan dua  buah cawan ukuran 20 Centi dirinya melebur sebuah Emas Murni hingga 10 menit. Ketika sudah dilebur api hingga panas 300 hingga 500 Celcius, hingga berbentuk menyerupai air bernama merah panas, lalu dijapit dan dimasukan air raksa untuk mencuci.

“Dari situlah emas dibentuk menjadi bulat, lalu pencapit dengan tank dan di palu berulang ulang di sebuah atas balok kayu dan jadilah sebuah batangan emas kecil siap di bentuk menurut pemesanan konsumen yang mendatangi toko emas yang saya kelola di kawasan Pasar Baru kencong ini”, jelasnya. 

Meski hasil karyanya  yang dibantu dua orang dari daerahnya ini, pada bulan-bulan terakhir ini penjualannya menurun, atau sepi pembeli, ia tidak merasa putus asa,  ia menyadari bahwa memang perhiasan kemasan ini biasanya ramai jika menjelang puasa ramadhan hingga lebaran.

Biasanya pemesanan naik hingga 200 persen mas, dan jika hari biasanya pemesanan berjalan standart dan sehari kadang 1 pelangan., satu buah jenis cincin atau pun kalung biasanya ia kerjakan hingga 2 sampai 3 hari. Itupun melihat tingkat kesulitan dan permintaan pemesan. 

Tahun ini model cincin yang lagi ngetrend, Keong Racun, untuk kalung, bentuk itali.  Untuk cincin bentuknya seperti cincin biasa namun ada hiasan Diamond sekitar 100 buah,  warna putih dan merah Pink mengitari cincin.  Sedang kalung berbentuk biasa namun cenderung mirip sebuah tali tambang. (eros/Lum).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: