"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 25 October 2018

Polres Jember Kerahkan 54 Personil Bantu Pengamanan Pilkada Ulang di Sampang

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Kapolres Jember, Kamis (25/10/2018) kerahkan 54 Personi BKO untuk membantu Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) Ulang Bupati Sampang Madura.

Sebelum diberangkatkan, tampak Kapolres memberi wejangan kepada anggota Bawah Kendali Oprasi (BKO) yang akan bertugas untuk pengamanan pemungutan ulang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang yang dijadwalkan pada hari Sabtu 27 Oktober 2018.

Sebagai anggota dab sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa bermanfaat untuk orang lain, ‘Khairunass anfauhumlinnass’. Untuk itu Saya meminta agar kalian dapat bertugas sebaik-baiknya dan dapat menjaga nama baik krops Polri. Demikian kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH SIK MH.

Sementara menurut Kabag Ops Polres Jember Kompol Harwiyono, pengiriman petugas ini adalah perintah Kapolda Jatim. "Instruksi Kapolda Jatim, seluruh jajaran polres diminta mengirimkan anggotanya dan Polres Jember mengirimkan sebayak 54 personil," jelasnya.

Para personil dari Jember, ini katanya  bertugas membantu pengamanan pemungutan suara ulang Pilkada Sampang tersebut bibawah kendali Polres Sampang di Kabupaten Sampang selama empat hari, dan sudah benar-benar siap membatu pengamanan hingga di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pemungutan suara ulang ini merujuk pada putusan Mahkamah konstitusi (MK) Nomor  38/PHP.BUP.XVI/2018. tanggal 5 September 2018. MK memerintahkan Pilkada Sampang diulang, pasalnya berdasarkan hasil sidang ditemukan praktik penyimpangan pada pilkada yang digelar pada 27 Juni 2018.

Dalam pemungutan suara ulang Pilkada sampang akan diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni nomor urur 1. H. Slamet Junaidi - H. Abdulah Hidayat (Jihat) dan nomor urut 2. H. Hermanto Subaidi - H. Suprapto (Mantab) sedangkan nomor  3. H. Hisan - H. Abdulah Mansyur (Hisbulah). (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: