"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 24 November 2018

Ayah Korban Pelecehan Seksual di Jember ini Malah Jadi Korban Penganiayaan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Akibat dianiaya oleh 4 orang, Hariyanto (30) terpaksa harus dirujuk ke Rumah sakit Umum (RSU) dr Soebadi Jember setelah sebelumnya dirawat di Puskesmas Tanggul.

Pasalnya kepala bagian belakang korban terluka parah dan tak sadarkan diri hingga harus mendapatkan penanganan serius tim medis. Penganiayan warga dusun sungai tengah Rt 2 rw 26 terjadi pada Jum'at (23/11/2018) malam sekitar pukul 19.00 wib di depan rumahnya Tepatnya di Tandon air Bor.

Menurut Istri korban Hotimah penganiayan itu dilakukan Ririn dan Marzuki serta 2 orang Familinya yang juga tetangganya. "Suami saya ditimpuk sama batu, seorang diantaranya membawa celurit terlihat Putih mengkilat dan panjang beruntung ada yang memeganginya," ujar Hotimah  saat ditemui di Puskesmas Tanggul.

Lebih lanjut Hotimah menceritakan bahwa ketika itu suaminya pulang dari rumah Pak Kasun, melaporkan dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada anak perempuannya berinisial D yang masih berumur kurang lebih 10 tahun yang diduga dilakukan oleh Ririn (salah satu pelaku).

"Waktu itu anak saya (D) yang sedang mandi disungai didatangi oleh pelaku sambil mengeluarkan alat vitalnya sambil jalan mendekat kepada anak saya, karena takut anak saya kemudian lari pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya," jelasnya. 

Hal tersebut dibenarkan Joko ketua Rt 2 Rw 27, sebelum melaporkan ke Kasun Siang harinya korban melapor kepadanya. "Siangnya pelaku saya panggil waktu itu pelaku bersama pamannya (Marzuki), namun pelaku tidak mengakui, mungkin karena malu, akhirnya pelaku melakukan penganiayaan, " katanya.

Informasi yang dihimpun media ini, untuk ke Empat pelaku usai melakukan penganiayaan langsung  melarikan diri. "Pelaku setelah melakukan penganiayaan mungkin langsung melarikan diri, " ucap salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya.

Sementara Kapolsek Tanggul, AKP Hardjito, saat dihubungi mendia ini Sabtu (24/11/2018) membenarkan terjadinya kasus penganiayaan ini, menurutnya kasus ini masih dalam proses penyelidikan.  “Ke empat pelaku yang melarikan diri masih dalam pengejaran " ungkapnya. (Yond).

Berita Terkait Kriminal

No comments: