"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 13 November 2018

Kemensos Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai di Jember



Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kementerian Sosial (Kemensos) RI  melalui Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Jember Selasa (13/11/2018) siang salurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) tahun 2018.

Loncing yang di Kelurahan Bintoro kecamatan Patrang ini ditandai dengan Penyerahan 2.308 Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari 8 kelurahan Sekecamatan Patrang antara lain Kelurahan Bintoro, Patrang, Baratan, Jember lor, Slawu, Banjar sengon, Gebang dan Kelurahan Jumerto.

"Bantuan ini akan dibagikan kepada seluruh penerima Manfaat secara bergilir," Demikian disampaikan Assisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Edi budi Susilo mewakili Bupati dr Hj Faida MMr, didampingi Kepala dinas sosial (Dinsos) Isnaeni Dwi Susanti dan perwakilan Bank BNI.

BNPT ini merukapakan pengganti program Beras Sejahtera (Rastra), bedanya penyalurannya melalui Rekening Bank. "Setelah uang sebesar Rp.110.000 per orang masuk dapat diambil ke agen BNI yang ditunjuk untuk ditukarkan dengan beras Beras berkwalitas dan telur di agen-agen yang telah ditentukan”, katanya.

Lebih lanjut Edy menjelaskan bahwa bantuan bantuan ini berupa barang dan tidak bisa diuangkan, setiap KPM akan mendapatkan 10 kg beras dan 3 butir telur. Namun, mereka juga bisa menukarnya dengan 5 kg beras dan 2 kilogram telur sesuai kebutuhan.

“Ada 184 ribu lebih Keluarga penerima manfaat (KPM) se Kabupaten Jember yang berhak mendapatkan BPNT. Jumlah itu pengembangan dari Rastra sebanyak 174.350 ribu. “Jadi ada tambahan sebanyak 6.621 dari data rastra 2015, yang kemudian dialihkan ke BPNT”, jelasnya.

Mengapa setiap penyaluran bantuan program pemerintah kini dilakukan melalui pembayaran melalui pembayaran non tunai, menuurut Edi, karena untuk sama sama menjaga deviasi deviasi penyimpangan yang mungkin terjadi.

Saat ini bupati menugaskan Dinsos untuk melakukan verifikasi dan validasi data KPM yang dilakukan mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa. Perbaikan dan perubahan data itu nantinya melalui mekanisme musdes dan muskel, kemudian diusulkan kembali ke Kementerian Sosial.

Kepala Dinsos Jember Isnaeni Dwi Susanti  berharap Program ini berjalan Lancar. "Karena ini program pusat kami tidak serta merta merubahnya, Namun Kemensos melalui data terpadu kami diberi kesempatan sejak bulan Juli dan November untuk merubahnya. " jelasnya.

Pemberian BPNT diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, diharapkan tidak lagi ada yang kelaparan atau kekurangan makanan maupun gizi buruk pada penerus bangsa. “Putus kemiskinan dengan bantuan sosial, oleh karenanya semua harus dapat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, kepala BNI  KC Jember Mohammad Fardian Harbani M.M menjelaskan BNI berperan sebagai agent of development. “Kami berkewajiban untuk menyukseskan program yang dicanangkan pemerintah, BNI mempunyai tugas menyediakan kartu melalui agen yang kami tunjuk”, jelasnya (yond).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: