"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 1 November 2018

Subhanallah, Berkat Polisi, Tukang Kebun di Banyuwangi Ini Bisa Umroh

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Mimpipun tidak pernah terbayangkan dibenak Ali Badrun, (50), dan istrinya Haryati, (46) untuk bisa berangkat ke tanah suci Makah guna menjalankan ibadah umroh.

Namun ternyata, ibadah umroh dapat dijalani pasangan suami istri (pasutri) yang bekerja tukang kebun di Perumahan Mendut Regency ini. Rabu (31/10/18) sore, mereka akhirnya berangkat setelah seorang anggota Polres Banyuwangi, Aipda Bahrul Ilmy menanggung biaya umroh keduanya.

Ali Badrun menyatakan, sebagai seorang muslim dia dan istrinya berkeinginan pergi ke tanah suci. Tetapi itu hal yang mustahil, pasalnya kondisi ekonominya yang tidak memungkinkan, bahkan, untuk tempat tinggal saja dirinya masih menumpang di rumah kecil yang disediakan pengembang perumahan.

Lelaki asal Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro ini mengaku, tahun 2016 lalu dia dan istrinya pernah mendaftar pada biro umroh, namun kini telah bangkrut, itupun hanya mampu membayar pedaftaran saja. “Saya sudah mengikhlaskannya,” ungkapnya, ditemui sebelum berangkat umroh, Rabu, (31/10/18) sore kemaren.

Ali Badrun pun menyatakan rasa syukur karena Allah SWT karena ia dan istrinya bisa berangkat umroh atas biaya, Aipda Bahrul Ilmy dan keluarganya. Ali Badrun pun berharap agar dimudahkan dan dilapangkan rizqinya serta dilancarkan pekerjaannya. “Insya Alloh, semoga beliau husnul khotimah,” doanya penuh haru.

Aipda Bahrul Ilmy mengaku sangat bersyukur bisa memberangkatkan Ali Badrun dan istrinya beribadah umroh ke tanah suci.  Ilmy dan keluarganya terpanggil untuk memberangkatkan pasutri tersebut karena selama ini Ali Badrun sebagai tukang kebun tidak pernah mengeluh dalam bekerja

Logikanya, pekerjaan itu cukup berat hanya dengan upah sebesar Rp 20 ribu perharinya. Bahrul Ilmy, mantan anggota Satlantas Polres Banyuwangi ini menyebut, Ali Badrun dan istrinya selalu tekun beribadah. Kendati dengan kondisi ekonomi yang terbilang kurang, mereka tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu.

Selain itu, Ali Badrun juga menjadi guru mengaji dan Imam di masjid di perumahan tersebut. “Dia melakukan itu tanpa pamrih,” lontar Polisi anggota Sat Sabhara yang bertugas di penjagaan Polres Banyuwangi ini saat diwawancarai awak media ini Kamis (1/11/2018).

Ilmy dan keluarga pun akhirnya memutuskan untuk memberangkatkan umroh pasutri ini. Biayanya dia sisihkan dari uang pribadinya. Nah, niat baiknya itu ternyata mendapat respon yang baik dari Biro Travel Mabrur Baitullah Indonesia.

Ketika dia mendaftarkan Ali Badrun dan istrinya pihak Travel yang berkantor di Jl. Wahid Hasyim ini tidak memasang tarif normal. “Alhamdulillah, dari pihak travel membantu separuh harga dari biaya normal sebagaimana biasanya,” pungkasnya. (kim).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: