"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 6 November 2018

Tertabrak Bus, SPBU Jember Terbakar, Seorang Diduga Sopir Tewas Hangus

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Mau mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM), sebua Bus Selasa (6/11/2018) metambrak SPBU Mangli Jl Brawijaya Jember hingga ludes terbakar, diduga sopir tewas hangus dilalap api.

Kebakaran diduga terjadi usai bus PO Jember Indah tabrak satu dari empat dispenser SPBU yang kemudian memercikkan api. “Tetapi kami masih akan menyelidiki," Demikian  Kaporles Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH kepada sejumlah media, Selasa (6/11/2018) malam.

“Kebakaran terjadi  sekitar jam 19.40, ketika PO Bus Jember Indah Nomor kendaraannya P 7104 UQ, mau mengisi bensin ketika akan pulang dari mengantarkan penumpang menuju garasi, “Pada saat bus masuk area SPBU, kecepatan masih tinggi, sehingga pada saat membelok menukik, salah-satu dari 4 dispenser”, jelasnya.

Kemudian percikan  api menjalar ke Bensin dan terjadilah kkebarakaran, akibatnya Seorang yang diduga sopir langsung meninggal di tempat, sedangkan kondektur bisa menyelamatkan diri, sementara petugas SPBU berusaha memadamkan api denga apar.

Namun tidak lama berselang, dua Unit Pemadam Kebakaran (PMK) datang, dan kurang 30 menit api sudah dapat dipadamkan. “Untuk nama korban adalah Iswanto, Petugas SPBU yang menyaksikan pertama kali adalah Yusaturahman dengan pemilik SPBU adalah Irwan Putranto

Sementara untuk kepetingan asuransi, kami sudah berkoordinasi dengan laboratorium forensic, rencananya besuk pagi akan datang dari Surabaya, kerugian ditaksir 2 milyar rupiah Infomasi media ini di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahwa bus dalam keadaan tanpa penumpang.

Hal senada disampaikan Komandan Regu (Danru) Mako A Damkar Suharto, menurutnya usai menabrak Dispenser, terjadi ledakan, dan pompa dan bus terbakar, sehingga sopirnya tidak sempat menyelamatkan diri (terpanggang; red). “Yang jelas Sopirnya, karena posisinya memang ditempatnya sopir”, jelasnya.  

“Yang saya sayangkan, Petugas SPBU tidak pernah pelatihan, seharusnya kan minta pelatihan ke Damkar, dikasih tahu caranya, seandainya ini sergap petugasnya, tidak mungkin terjadi, demikian juga jika aparnya baik masih, mungkin masih mending, soalnya 7 apar itu rusak semua, hanya 1 yang bisa”, pungkasnya. (edw).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: