"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 12 March 2019

Ratusan Generasi Milenial Se Jember Kampanyekan Gerakan Sadar Memilih

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sekitar duaratus generasi milenial dari sejumlah Perguruan Tinggi (PT) se kabupaten Jember Jawa Timur, Rabu (12/3/2019) kampanyekan Gerakan Sadar Memilih

Acara yang digelar di Aula Hotel Meotel Jember ini diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Jember bekerjasama dengan Kementerian Informasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember dan Universitas Jember.

Tampak hadir dalam acara bertema ‘Pemuda Sadar Pemilu’ yaitu Direktur Informasi dan Komunikasi Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Kominfo RI; Bambang Gunawan, Ketua Bawaslu Jember; Tambroni, Divisi Sumberdaya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat KPU Jember; Ahmad Hanafi dan Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember; Agung Purwanto.

“Kami menargetkan tingkat kehadiran pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Povinsi dan DPRD Kabupaten / Kota pada 17 April 2019 mendatang sebanyak 77, 5 persen,” kata Direktur Informasi dan Komunikasi Polhukam Kominfo RI; Bambang Gunawan.

Untuk mencapai target itu, Kominfo sudah dan terus mensosialisasikan diseluruh wilayah Indonedia, baik kepada Lansia, kaum Disabilitas, komunitas perempuan, generasi milenial atau Mahasiswa. Bentuknya bisa Talk Show, diskusi, pertunjukan seni - budaya, seperti pagelaran wayang kulit, dan sebagainya “Kegiatan ini dimaksudkan guna mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan baik”, jelasnya.

Sosialisasi kepada generasi milenial ini dipilih lantaran umumnya adalah pemilih pemula. “Jadi kita harapkan dari mereka, bisa mengajak keluarganya, saudaranya untuk berpartisipasi di pemilu. Kominfo juga mengkampanyekan agar bijak ber Media Sosial (Medsos), dengan tidak mengupload ujaran kebencian, pornografi dan radikalisime, “Sejak 2015 sudah ada lebih dari 800 ribu konten-konten negative,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Jember, Tabroni, menurutnya dengan keterbatasan Sumberdaya Manusiannya, Bawaslu tetap melakukan pengawasan. “Sejauh ini masih belum ditemukan laporan atau temuan terkait pelanggaran di Medsos, namun ketika ada pelanggaran, kita akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jawa Timur, karena wewenangnya disana”, Jelasnya.

Saat ditanya terkait berapa jumlah Medsos tim kampanye yang sudah dilaporkan, dirinya menyatakan bahwa hingga saat ini masih belum ada yang laporan. “Sebenarnya kita sudah meminta, tapi belum ada yang melaporkan, untuk itu kami minta para peserta pemilih segera melaporkan akun resminya,” harapnya.

Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak RRI yang sudah menyelenggarakan kegian ini, menurutnya acara ini sangat membantu KPU dalam rangka untuk meningkatkan partisipasi pemilih. “Kegiatan ini bisa membuka kesadaran masyarakat untuk memilih,” katanya.

Dalam kesempatan itu Hanafi juga menghimbau kepada para  generasi melenial. “Kkhusunya kepada para Mahasiswa yang hendak pindah pilih segera mendaftarkan, karena pada 17 Maret ini ditutup, untuk kali ini sudah ada meminta surat pindah memilih sekitar 200 ribuan,”  pungkasnya. (eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: