"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 8 August 2019

Satlantas Polres Jember Sebut Kelangkaan Materi STNK akan Segera Tertangani

KRI Iptu Agnis Juwita Manurung, kredit foto: Fahmi/MG
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Kelangkaan materi STNK membuat sales sepeda motor kebingungan, sebab terus menerus ditanya oleh konsumennya.



"Ya, bingung mas, katanya empat bulan, baru materi STNK nya ada. Sementara saya ditanya terus oleh konsumen," ujar Syaiful Bahri di salah satu dealer tempat dia bekerja, Rabu 7 Agustus 2019.

Saat ini, kata Syaiful Bahri, dirinya hanya bisa menjawab apa adanya. Meski terkadang, ada saja konsumen yang terus bertanya seolah tidak percaya dengan kelangkaan materi STNK.

Syaiful Bahri berharap, secepatnya Sistem Administrasi Menunggal Satu Atap (Samsat) segera menyediakan materi dan dapat mencetak STNK baru.

KRI Iptu Agnis Juwita Menurung, saat ditemui MAJALAH-GEMPUR.Com di Satlantas Polres Jember mengatakan, masalah materi STNK bukan kelangkaan tapi sudah kehabisan.

"Memang ini tidak hanya terjadi di wilayah Jember namun juga terjadi di bawah Polda Jawa Timur. Namun, infonya hari ini sudah ada pengambilan materi STNK lagi," terang Iptu Agnis, 8 Agustus 2019. 

Tidak hanya materi STNK, sambung Iptu Agnis, melainkan juga TNKB, SIM juga sedang kehabisan. Secepatnya, akan ada penambahan, mengenai tunggakan sebelumnya akan dipercepat proses percetakannya, jika nanti sudah ada distribusi dari tingkat Polda ke Polres.

"Penyebab kelangkaan ini, Polda juga kehabisan distribusi dari tingkat pusat, mungkin di pusat material ini ada pihak ketiga atau bagaimana kita kurang faham," sambung Agnis.

Kepada sales dealer, Agnis menyarankan supaya bersabar dan tidak perlu khawatir, ketika sudah bayar dan di lapangan seperti apa, Agnis memohon maaf dan sudah berkoordinasi dengan rekan yang di lapangan.

"Jika memang sudah waktunya membayar pajak, dan mungkin juga untuk yang ganti plat nomor yang sudah cetak lima tahun, sudah waktunya ganti, kita akan beri cap merah, di situ ada data kendaraan," ungkapnya.

Lanjut Agnis, di sana juga ada data keterangan bila STNK masih dalam proses bahwa itu sudah membawa STNK. SIM sendiri di resinya juga sudah di cat, jadi rekan-rekan di lapangan sudah memahami, bila material sedang kehabisan.

Agnis berjanji, setelah material baru datang nanti langsung di distribusikan, langsung cetak dan akan lembur. Tapi, Agnis tidak bisa memastikan kapan waktunya, sebab di bawah hanya menunggu dari pusat.

Agnis memastikan, tidak sampai empat bulan sebab sudah ada anggota yang sudah berangkat untuk mengambil. Tapi, Agnis belum bisa menjamin semua dapat tercover tergantung nanti hasil yang dibawa. (RF).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: