"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Wednesday, 11 March 2020

Donor Darah Bank Indonesia Sumbang 298 Kantong ke UDD PMI Jember


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Bank Indonesia Perwakilan Jember menggelar kegiatan donor darah sukarela di aula-nya, sebanyak 298 kantong darah dari pendonor disumbangkan ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.



Mestinya, lebih dari 298 kantong. Namun, banyak relawan pendonor tidak bisa sedekah darah. Sebab, saat pemerikaan tidak memenuhi standar untuk donor darah. Seperti tensi terlalu tinggi atau terlau rendah.

Ada juga, HB atau berat badan yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku. Bagi yang belum bisa sedekah darah disarankan untuk istirahat cukup, makan makanan yang sehat dan bergizi.

Hampir tiap tiga bulan sekali, ratusan relawan pendonor berduyun-duyun ke Bank Indonesia untuk donor darah.
Selain masyarakat umum banyak juga pegawai bank yang ambil bagian.

“Kegiatan donor darah yang di selenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Jember bersama tim mobil unit donor darah selalu menyumbangkan kantong darah yang banyak. Hari ini (kemarin, Red) berhasil menyumbangkan 298 kantong darah,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Menurut Zaenal Marzuki, kegiatan donor darah sukarela yang diselenggarakan Bank Indonesia perwakilan Jember selalu membeludak. “Banyak karyawan perbankkan yang ikut serta. Mereka aktif ikut kegiatan donor darah di Bank Indonesia. Tetapi banyak juga masyarakat umum dan mahasiswa,” terangnya.

Dia menjelaskan, tidak hanya Bank Indonesia yang mampu menggelar kegiatan donor darah dengan peserta yang banyak. ‘Selain Bank Indonesia ada juga dari TNI atau Polri yang menghimpun peserta banyak. Tetapi selama ini yang paling banyak memang acara Bank Indonesia,” ujarnya.

Zaenal Marzuki menjelaskan, darah yang terhimpun nantinya masih akan diuji sharing lagi. “Darah yang rusak atau terkotanminasi penyakit yatiu penyakit HIV/AIDS, Sipilis dan Hepatitis akan dimusnahkan dengan incenerator. Hanya darah yang sehat nantinya yang akan ditransfusikan ke pasien yang membutuhkan,” terangnya.

Tingginya minat berdonor darah oleh relawan pendonor menjadi bukti kesadaran masyarakat untuk membantu sesama meningkat. Dari tahun ke tahun, menurut pengacar senior Jember tersebut, jumlah pendonor sukarela terus meningkat. “Kesadaran masyarajat untuk membantu sesama dengan donor darah terus meningkat,” terangnya.

Tidak hanya aktif donor darah, sekarang mulai bermunculan kelompok masyarakat menggelar kegiatan donor darah. ‘Saat ini banyak masyarakat yang menggerakan teman dan tetangganya untuk kegiatan donor darah yang diadakan UDD PMI kabupaten Jember,” pungkasnya. (RF/Eros/ Humas PMI Jember).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: