"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Saturday, 25 April 2020

Pasien ODP di Jember Meninggal


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) asal Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger meninggal di RSD. Soebandi. Pasien berjenis kelamin perempuan tersebut diketahui berusia 38 tahun dan dimakamkan dengan Standard Operasional Prosedur (SOP) selayaknya pasien positif covid-19.


Pantauan di lokasi pemakaman di Desa Puger Kulon, beberapa orang dengan menggunakan baju lengkap APD, terlihat sibuk menurunkan peti jenazah di dalam ambulance RS. dr. Soebandi Jember.
Selanjutnya beberapa orang yang berpakaian lengkap APD bersama-sama memikul peti jenazah hingga ke liang lahat dan secara bergantian mengubur peti jenazah hingga selesai. Prosesi pemakaman ini dijaga ketat aparat keamanan dari TNI dan Polri setempat.

Kepala Puskesmas Puger dr. Wike Wahyu menuturkan, sebelum meninggal yang bersangkutan menjalani perawatan di RS. dr. Soebandi Jember dengan status Orang Dalam Pantauan (ODP). Dia tidak bersedia memberikan keterangan secara rinci terkait data dan riwayat penyakit yang bersangkutan, sebab menurut Wike bukan ranahnya menyampaikan hal itu.
"Yang berhak menyampaikan dari Kabupaten," jelas Wike.

Ia hanya menyebutkan, jika yang bersangkutan dirawat dengan status ODP, gejala batuk, pilek dan sesak nafas. Meski belum diketahui hasilnya negatif atau positif corona, kata Wike, sesuai aturan jika meninggal dunia jenazahnya diperlakukan selayaknya jenazah positif covid-19.

"Tetapi pasien meninggal dengan gejala batuk dan pilek jenazahnya diperlakukan seperti pasien covid-19 yang memakamkan dari keluarga, tetapi dalam pengawasan muspika," kata Wike di Pendopo Kantor Desa Grenden. (RF/Eros).

Berita Terkait

1 comment:

indrij® said...

semoga diterima di surgaNya
berharap covid-19 segera sirna
& kita bisa melanjutkan karya kita dg normal