"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Wednesday, 10 June 2020

Gugus Tugas Covid-19 Jember Bantu 202 Anak Panti Asuhan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Gugus Tugas Covid-19 Jember, Jatim Rabu (10/6/2020), salurkan bantuan untuk 202 anak di lima Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Panti Asuhan

Bantuan berupa sembako, masker, dan uang saku Rp. 100 ribu per anak ini diberikan selama pandemi Covid-19 melalui  Yabappenatim Gebang, Mambaul Ulum Kebonsari, Bhakti Luhur Sumbersari, Putri Aisyiyah Sumbersari, dan Budi Mulya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Bupati Jember dr. Faida. MMR., ini menjelaskan, diantara dari 202 anak itu ada enam anak yang mengalami disabilitas berat. Apabila wabah virus korona berahir, maka bantuan akan kembali ke reguler.

Dalam kesempatan itu, Faida mengaku juga ingin memastikan setiap anak yang tinggal di LKSA harus memiliki kartu identitas anak (KIA) dan kartu tanda penduduk (KTP). Pemerintah bertanggung jawab untuk memenuhinya bagi anak yang belum memiliki KIA dan KTP.

“Mereka juga dijamin dengan jaminan sosial kesehatan sesuai Peraturan Bupati, yang menyebutkan seluruh anak yatim piatu di Jember berhak mendapat asuransi kesehatan gratis. Pemerintah juga akan memastikan para anak yatim piatu di LKSA mendapatkan beasiswa”, jelasna.

Biasiswa SMP dan SMA katanya, Rp. 1,2 juta, diberikan dua kali dalam satu tahun, masing masing 600 ribu. Besaran ini berbeda dibanding dengan beasiswa kuliah. Kepada pengurus LKSA, bupati menekankan agar tidak ragu untuk mendorong anak-anak untuk kuliah setinggi-tingginya.

“Saya senang LKSA di Kabupaten Jember kondisinya sangat baik, bersih, rapi, dan kita bawakan juga sarana cuci tangan, agar menjadi LKSA yang tangguh dalam suasana Covid-19, dan kesehatan anak anak tetap terjaga,” ungkapnya.

Di Jember, ada 63 LKSA yang tercatat. Apabila ada LKSA yang belum mendapat izin, Pemkab Jember akan membantu supaya menjadi LKSA yang terstandar dan memiliki izin resmi. LKSA dibangun dari partisipasi dan gotong royong masyarakat Jember, hingga ada anak LKSA yang kuliah.

“Sebagai ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, saya berharap pengurus LKSA menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di panti asuhan, dan anak anak diharuskan selalu memakai masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan,” harapnya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: