"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Wednesday, 14 October 2020

Bejat, Kakek Cabuli Anak Kecil Ditangkap Polres Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dengan langkah terburu-buru Selasa (13/10/2020) malam, Aml (25), ibu muda dengan terburuh-buru dan wajah geram mendatangi Mapolres Jember.

Kedatangannya ke Polisi ini guna melaporkan tindak pidana pencabulan yang dilakukn kakek Rasidi alias Pak Firman (57) kepada anaknya yang masih di bawah umur. Ia menjelaskan, bagiamana gadis berinisial  APA (7), buah hati pertamanya telah direngut kegadisannya.

"Korban yang masih bersekolah kelas 1 Sekolah Dasar (SD) ini mengaku mulutnya dibungkam pake daun pisang karena menangis pada saat kejadian. Setelah dikasih uang seribu dan berpesan tidak boleh bercerita pada siapapun," beber Ibu korban Selasa (13/10/2020) malam.

Peristiwa itu terjadi saat ibunya sedang di rumah dengan adek nya, sekira pukul 14.00 wib di kebun bambu yang tak jauh dari rumah warga. “Sebelum lapor Polisi , saya periksakan terlebih dulu anak saya ke bidan desa, dan diketahui dan membekas lebam di alat vitalnya”, jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Fran Delanta Kembaren membenarkan adanya laporan korban pencabulan. “Saat dibekap, kata ibunya, korban sempat nangis, lalu diberi uang seribu rupiah agar tidak menceritakan kejadian tersebut pada orang lain," jelasnya Rabu (14/10/2020).

Usai dapat laporan, jelas AKP Fran, petugas langsung melakukan visum terhadap korban dan memintai keterangan dari beberpa orang saksi. Dari hasil sementara yang didapatkan, tersangka merupakan tetangga korban yang sehari-harinya sebagai buruh kasar dan buruh tani.

Peristiwa diketahui dari cerita teman sebayanya, korban mengaku kalau dibuat kencing dan berjalan terasa sakit. ”Saat ini tersangka kita amankan dari rumahnya di salah-satu Desa di Kecamatan Mayang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (wht).

Berita Terkait Kriminal

No comments: