"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Monday, 11 January 2021

Hujan Lebat di Jember Jebol Jembatan Penghubung Dua Dusun

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Hujan lebat yang mengguyur desa Kesilir kecamatan Wuluhan kabupaten Jember, Minggu (9/1/2021) sore, Jembatan Penghubung di selatan Pondok Pesantren Al-Hikmah, Dusun Demangan dan Krajan, ambrol.

"Manton Magrib mas, bar udan dek wingi, moro-moro jembatane ambrol ngunu wesan, (Setelah Magrib mas, setelah hujan kemarin, tiba tiba jembatannya ambrol seperti itu," Ujarnya,  Irfan salah satu warga setempat kepada media ini Senin (10/1/2021).

Ambrolnya jembatan itu akibat derasnya air yang membawa tumpukan sampah dari gunung manggar. "Jembatan itu tak kuat menahan terjangan air dan tumpukan sampa, akhirnya jembatan pun ambrol,"  kata Pria yang tinggal di pinggir saluran irigasi itu.

Beberapa jam kemudian warga sekitar bersama dinas pengairan langsung membersihkan sampah di jembatan itu. "Setelah jembatan ambrol, dari dinas pengairan datang untuk membersihkan sampah yang masih nyangkut diarea jembatan itu," katanya

Irfan berharap pemerintah turun tangan, sebab Jembatan itu penting bagi masyarakat dusun Demangan dan Kerajan Desa Kesilir. "Soalnya ini selain kedusun krajan, juga menuju sawah, jadinya ini sangat penting. jika dibiarkan dikhwatirkan petani tak bisa ke sawah," Ungkapnya

Hal senada disampaikan Paidi, warga Desa Tanjung Rejo, pengendara  ini mengaku harus putar balik saat hendak melintas di jembatan itu.  "Maunya mau ke dusun krajan, tapi tidak tau kalau jembatannya ambrol, jadi terpaksa putar balik," terangnya

Menanggapi hal tersebut Sekertaris Desa Kesilir Sugianto mengatakan bahwa Jembatan tersebut masuk ranah dinas pengairan kabupaten Jember yang sudah di rencanakan perbaikannya sejak tahun 2017, namun sepertinya tak ada dana perbaikan.

"Pemerintah desa hanya bisa mengusulkan, supaya pemerintah kabupaten  (Pemkab) Jember memperbaikinya, kalau memakai dana desa untuk danai ya tidak cukup, bisa-bisa malah pembangunan di tempat lain tidak tertangani," Tandasnya (Yond).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: