
Manajer dan semua Manajemen Keluarga kebun Tembakau Ajong Istighosah dl showroom kantor setempat
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Di tengah dinamika industri perkebunan yang lekat dengan target produksi dan capaian kinerja, suasana berbeda tampak di showroom sekaligus kantor PTPN 1 Regional 5 Kebun Tembakau Ajong Gayasan, Kabupaten Jember, Kamis (27/02/2026).
Ruang yang biasanya menjadi pusat aktivitas administrasi dan bisnis ini, saat itu berubah menjadi ruang kontemplasi, ketika manajemen dan karyawan larut dalam sholat hajat, istighosah, doa bersama, serta penyerahan santunan bagi anak yatim dan lansia.
Momentum Ramadhan dimaknai bukan sekadar ritual tahunan, melainkan refleksi atas relasi perusahaan dengan nilai-nilai spiritual dan sosial. Sebanyak 12 anak yatim dan 5 lansia dari wilayah kerja kebun tembakau menerima santunan. Kehadiran mereka menegaskan bahwa denyut perusahaan tak terpisah dari denyut masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran manajemen, karyawan, serta Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) Kebun Tembakau Ajong Gayasan. Partisipasi keluarga besar perusahaan memperlihatkan bahwa tanggung jawab sosial tidak berhenti pada struktur formal organisasi, tetapi menjelma menjadi kesadaran kolektif.
General Manager PTPN 1 Regional 5 Kebun Tembakau Ajong Gayasan, Syaifudin Zuhri, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja.
“Momentum Ramadhan ini kami manfaatkan untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Melalui sholat hajat, istighosah, doa bersama, dan santunan ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian serta mempererat kebersamaan antara manajemen, karyawan, dan masyarakat sekitar,” ujar Zuhri.
Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim dan lansia bukan sekadar formalitas program tanggung jawab sosial perusahaan. Di wilayah perkebunan, di mana interaksi sosial berlangsung intens antara pekerja dan warga sekitar, empati menjadi fondasi keberlanjutan.
“Kami berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka dan membawa keberkahan bagi kita semua, khususnya dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan,” katanya.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat sejak awal hingga akhir. Lantunan doa dan istighosah menggema, menciptakan nuansa religius yang menyatukan seluruh peserta. Para penerima santunan tampak antusias dan bersyukur, sementara karyawan merasakan dimensi lain dari kebersamaan yang jarang tersentuh dalam rutinitas kerja harian.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pesan bahwa keberhasilan korporasi tak semata diukur dari produktivitas dan capaian finansial, tetapi juga dari sejauh mana ia hadir memberi makna bagi lingkungan sekitarnya. Melalui langkah sederhana namun sarat makna ini, PTPN 1 Regional 5 Kebun Tembakau Ajong Gayasan berupaya meneguhkan budaya kepedulian sosial dan spiritual sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan perusahaan. (Wahyu/Eros)

