Selamat Hari Jadi Jember ke 96

https://draft.blogger.com/blog/page/edit/1360945809311009771/7858131956542366929

Translate

Iklan

Panen Kopi Arabika Ijen 2026 Dimulai, JCE Targetkan 7.500 Ton

Majalah Gempur
Senin, 11 Mei 2026, 12.39 WIB Last Updated 2026-05-11T05:39:31Z


Bondowoso, MAJALAH-GEMPUR.Com
- PTPN I Regional 5 melalui unit usahanya Java Coffee Estate (JCE) memulai panen kopi Arabika di Afdeling Plalangan, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Senin (11/5/2026).

Kegiatan panen perdana itu dilanjutkan dengan doa bersama dalam rangka awal petik dan buka giling kopi Arabika bertema “Memetik dengan Syukur, Menggiling dengan Semangat, Menjaga Harapan untuk Masa Depan”.

Selain doa bersama, acara juga diisi donor darah dan pemberian santunan kepada anak yatim di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Operation Head PTPN I Regional 5 Asep Sontani mewakili Region Head, Kepala Bagian Tanaman dan Teknik Pengolahan Achmad Hendy Junaedi, IKBI, Kormenbun Wilayah 2, Forkopimda dan Forkopimca Kecamatan Ijen, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Asep mengatakan panen kopi Arabika 2026 menjadi simbol perjalanan panjang mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga panen yang membutuhkan komitmen dan ketekunan.

“Panen perdana ini menjadi simbol buah kesabaran, ketekunan, dan kepasrahan kepada Tuhan,” ujar Asep.

Ia menjelaskan filosofi kopi yang memiliki rasa pahit, asam, dan manis mencerminkan keseimbangan kehidupan dan kerja sama.

Menurut dia, kerja sama operasi (KSO) Kopi Arabika antara PTPN I Regional 5 dan PTPN 4 diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta para pemangku kepentingan.

“Rasa pahit kopi melambangkan kejujuran dan konsistensi dalam tindakan. Jika dibungkus dengan rasa syukur, maka pahit itu akan menjadi manis,” katanya.

Asep juga berharap panen kopi di kawasan Jampit, Blawan, dan Ijen mendapat keberkahan dan berjalan lancar.

Sementara itu, Manager KSO JCE Hastudi Yunarko mengatakan kegiatan doa bersama dan selawat digelar untuk memohon kelancaran proses petik dan giling kopi yang berlangsung mulai Mei hingga September 2026.

Menurut Hastudi, target produksi tahun ini mencapai 7.500 ton kopi gelondong atau setara sekitar 1.300 ton kopi kering.

Ia menyebutkan pekerjaan petik dan giling kopi melibatkan sekitar 4.000 tenaga kerja setiap hari.

“JCE membutuhkan dukungan dari keluarga besar Kebun Java Estate dan masyarakat sekitar untuk mencapai target tersebut,” kata Hastudi.

Ia menambahkan, aktivitas panen kopi turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan Ijen melalui penyerapan tenaga kerja dan perputaran upah pekerja.

“Perputaran upah pekerja selama musim petik mencapai sekitar Rp5 miliar hingga Rp7 miliar per bulan,” ujarnya. (Wahyu/Eros)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Panen Kopi Arabika Ijen 2026 Dimulai, JCE Targetkan 7.500 Ton

Terkini

Close x