Edukasi gizi, pemeriksaan InBody, dan Soyanaga Functional Beverage mendorong latihan yang lebih terarah
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Politeknik Negeri Jember melalui Teaching Factory Nutrition Care Center (TeFa NCC) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi member Fit Gym dan Glowfit.
Kegiatan yang berlangsung di TeFa NCC Politeknik Negeri Jember pada Jumat, 4 September 2026, pukul 09.30–12.35 WIB itu memadukan edukasi mengenai kebugaran dan obesitas, pengenalan layanan NCC, pemeriksaan komposisi tubuh menggunakan InBody, serta pemberian Soyanaga Functional Beverage.
Sebanyak 10 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Salah satunya pemeriksaan komposisi tubuh dengan menggunakan alat in body oleh dr. Arinda Lironika Suryana., M.Kes. Pemeriksaan komposisi tubuh menunjukkan variasi status gizi mulai dari kekurangan berat badan hingga obesitas.
Temuan yang paling menonjol adalah enam peserta atau 60 persen memiliki kadar lemak viseral di atas batas normal. Sebagian besar peserta juga memiliki persentase lemak tubuh yang tinggi, sementara beberapa peserta memiliki massa otot yang belum optimal meskipun berat badan atau indeks massa tubuhnya masih tergolong normal.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa berat badan dan indeks massa tubuh saja belum cukup untuk menggambarkan kondisi tubuh secara menyeluruh.
Pemeriksaan komposisi tubuh membantu peserta memahami proporsi lemak tubuh, lemak viseral, massa otot, dan air tubuh.
Hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk menyusun perbaikan pola makan, aktivitas fisik, dan target latihan yang lebih sesuai dengan kondisi setiap individu.
Kegiatan diawali dengan registrasi, pemberian minuman fungsional, pembukaan, dan pretest. Muhammad Abdul Rauf, S.ST., M.Gz., dosen, ahli gizi, sekaligus anggota tim pengabdian, kemudian menyampaikan materi tentang hubungan kebugaran, obesitas, aktivitas fisik, dan komposisi tubuh.
Peserta juga memperoleh penjelasan bahwa kebugaran tidak identik dengan tubuh kurus serta latihan perlu didukung pola makan seimbang, tidur cukup, hidrasi, dan pemulihan yang baik.
apt. Zora Olivia, S.Farm., M.Farm. memperkenalkan layanan TeFa NCC sebagai pusat pelayanan dan konsultasi gizi di Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember.
Selain konsultasi gizi, TeFa NCC menyediakan layanan pengkajian gizi dan pemeriksaan komposisi tubuh yang dapat dimanfaatkan masyarakat serta komunitas olahraga.
Pengetahuan peserta diukur menggunakan pretest dan postest. Jawaban quisioner diolah oleh Muhammad Yunus, S.Kom., M.Kom. Hasil pengolahan data tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah kegiatan.
Nilai pengetahuan mengenai obesitas meningkat dari 91 persen pada pretest menjadi 99 persen pada posttest.
Pengetahuan tentang kebugaran juga meningkat dari 85 persen menjadi 100 persen. Seluruh nilai berada dalam kategori baik, yaitu 76–100 persen, berdasarkan kategori pengetahuan yang digunakan dari Notoatmodjo (2012).
Ketua tim pengabdian, Agatha Widiyawati, S.ST., M.Gizi, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik dan lancar.
Ia berharap masyarakat, khususnya penggiat olahraga dan member gym, semakin memahami bahwa keberhasilan latihan tidak hanya ditentukan oleh intensitas olahraga.
“Kami berharap masyarakat, khususnya penggiat olahraga dan member gym, semakin memahami peran TeFa NCC Politeknik Negeri Jember serta ahli gizi sebagai mitra konsultasi. Program latihan akan lebih optimal apabila disertai pengaturan makan yang tepat sesuai kebutuhan individu.” ujar Agatha.
Coach Putri selaku personal trainer resmi Fit Gym menilai kegiatan ini memberikan manfaat bagi pengelola maupun member gym. Menurutnya, edukasi gizi dan pemeriksaan komposisi tubuh dapat melengkapi program latihan yang selama ini dijalankan peserta.
“Kegiatan ini menambah wawasan kami mengenai kebugaran dan obesitas. Hal ini juga membuka peluang kerja sama agar layanan kebugaran di Fit Gym dapat berjalan lebih komprehensif, tidak hanya melalui latihan fisik, tetapi juga disertai perbaikan asupan gizi.” kata Coach Putri.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga memperoleh Soyanaga Functional Beverage, minuman berwarna merah muda yang dikembangkan dari kedelai dan buah naga. Kedelai menjadi sumber protein, sedangkan buah naga menyumbang komponen antioksidan.
Produk ini diperkenalkan sebagai alternatif minuman fungsional yang dapat mendampingi penerapan pola makan sehat dan aktivitas fisik, bukan sebagai pengganti makanan utama atau satu-satunya cara menurunkan berat badan.
Bagi peserta, pemeriksaan InBody menjadi pengalaman yang membuka cara pandang baru. Ibu Muslichan dari Fit Gym dan Yunina dari Glowfit menyampaikan bahwa kondisi tubuh tidak cukup dinilai hanya dari angka timbangan atau IMT. Persentase lemak tubuh, lemak viseral, massa otot, dan air tubuh juga penting diperhatikan.
“Kegiatan ini menambah wawasan tentang obesitas dan kebugaran. Kami baru mengetahui bahwa kondisi tubuh tidak cukup dinilai hanya dari berat badan atau IMT, tetapi juga dari komposisi lemak, lemak viseral, massa otot, dan air tubuh.” ungkap peserta.
Banyak peserta sebelumnya belum memahami komposisi tubuh dan baru mengetahui bahwa pemeriksaan tersebut tersedia di TeFa NCC Polije.
Mereka menunjukkan keinginan kuat untuk kembali melakukan pemeriksaan agar dapat memantau apakah komposisi tubuh sudah mendekati kondisi ideal dan apakah program latihan yang dijalankan memberikan perubahan yang sesuai.
Sebagai tindak lanjut, peserta dianjurkan memperbaiki pola makan dan menyusun menu yang lebih sehat sesuai kebutuhan, meningkatkan aktivitas fisik terutama latihan kekuatan untuk mendukung massa otot, serta melakukan pemantauan komposisi tubuh secara berkala.
Kolaborasi TeFa NCC dengan Fit Gym dan Glowfit diharapkan berkembang menjadi layanan kebugaran yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan latihan fisik, konsultasi gizi, dan evaluasi komposisi tubuh. (eros)


