"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 18 April 2013

Kawal Dugaan Korupsi Di PDP Kahyangan, Karyawan dan Buruh Kembali Datangi Kejari Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Karyawan dan buruh Perusahaan Perkebunan Daerah (PDP) Kahyangan, kembali datangi kantor Kejari Jember. Kedatangan mereka guna mengawal laporan dugaan kasus korupsi di tempatnya bekerja.

Mereka ingin memastikan dan menanyakan perkembangan penanganan beberapa laporan dugaan kasus korupsi di jajaran manajemen PDP Kahyangan Jember, termasuk laporan terbaru Kamis siang (4/4) tentang dugaan adanya penyelewengan penjualan karet seberat 159 ton yang dilakukan PT Nanggala Mitra Sejahtera (NMS).

Mereka yang datang bertepatan dengan aksi mogok masal sebagai aksi demo lanjutan aksi massa yang digelar di Kantor PDP Kahyangan, Pemkab dan DPRD Jember, sehari sebelumnya Rabu (17/4) terkait penolakan kerjasama KSO dengan CV  NML yang berubah menjadi PT NML

Perwakilan buruh dan karyawan berjumlah sekitar 20-an orang yang berasal perwakilan dari masing-masing  kebun yang ada di wilayah kerja PDP Jember sekitar pukul 10.00. WIB Kamis (18/4) terlihat sudah menunggu di depan teras Kasie Pidsus Moh. Hambaliyanto, SH sedang rapat dengan Kajari Jember.

Selang beberapa jam menunggu, perwakilan karyawan dan buruh diterima oleh Kasi Intel Eko Tjahyono, SH, MH dan Kasi Pidsus Moh. Hambaliyanto, SH. “Kedatangan kami ingin mengetahui sampai sejauh mana perkembangan penanganan dugaan kasus korupsi di kantor PDP Kahyangan  Jember. Ungkap perwakilan buruh Dwiagus Budianto.

Dalam kesempatan tersebut Dwiagus juga menanyakan perkembangan laporan penjualan produksi karet 159 ton oleh pihak PT NML yang tidak  jelas  juntrungannya,  “Penjualan karet tersebut, jika dikalkulasi diperkirakan hasilnya bisa mencapai sekitar 4 M lebih, ini kan jumlah uang yang sangat besar. Tambahnya.

Untuk itu kami berharap agar pihak Kejaksan Negeri Jember untuk dapat menindaklanjuti laporan kami agar ke depan PDP Kahyanagan Jember semakian sehat, menguntungkan bagi semua baik buruh, karyawan maupun daerah (Pemkab Jember) walau tanpa adanya KSO dengan pihak ketiga“ katanya menutup pembicaraan

Menanggapi laporan tersebut Eko Tjahyono menyatakan bahwa, “ kasus yang di ajukan pada kami sudah masuk dan diterima, hingga kini masih kami telaah baik bukti materiil maupun formil, jika sudah cukup bukti dan ada  kerugian negara maka akan kami limpahkan pada Pihak Pidsus“ jelas Kasi Intel yang di amini Kasi Pidsus Hambaliyanto, SH. (midd)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: