"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, April 22, 2013

Puluan Mahasiswa STAIN Jember Gelar Asi Ujuk Rasa, Tuntut Tranparasi Anggaran


Situasi Mahasiswa STAIN Jember Gelar Asi Ujuk Rasa,
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negri, (Stain), gelar aksi aksi unjuk rasa di Kantor Stain Di Jl.  Jum’at 94 Kelurahan Mangli, Kaliwates Jember Jawa Timur. Mereka menuntut Trasparansi Keuangan.

Aksi ini dilakukan, karena pihak rektorat dianggap tidak Trasparasi dalam menggunakan anggaran keuangan yang diperoleh dari mahasiswa, mereka menduga ada manipulasi anggaran tersebut. Untuk itu diminta pihak lembaganya untuk memberi laporan data Keuangan. Demikian ungkap korlap Aksi Abd Rasaq Senin (22/4)

Pasalnya dana Emergency, Kecelakaan dan mahasiswa sakit tidak pernah di laporkan ke Mahasiswa, namun setiap tahun nya kami harus bayar. Namun  dalam prakteknya tidak pernah kami rasakan. Setiap tahun ajaran baru mahasiswa harus bayar, dana Infaq Masjid, Rp, 110.000, dana Emergency, Rp, 75.000, dana Jurnal, Rp 30.000, dana Kode Etik Rp 15.000, dana Pratikum, Rp 200.000, Per Tahun Total sejumlah 4 34 juta Rupiah.

Masih Kata Rasaq, Terkait Kuri-kulum yang berubah-rubah, seperti yang terjadi selama ini, mata kuliah yang masuk di buku pedoman tidak di ajarkan, sebaliknya justru mata kuliah yang tidak masuk dibuku pedoman mata kuliah, malah diajarkan.´Ujarnya

“Yang saya tau dana itu tidak bisa di cairkan, namun dana itu tidak hilang, ada di Kas Negara. Karena dana Dipa Tahun 2013 ini di Blokir sementara, untuk itu masih harus menenggu dan harus ada pembahasan dengan DPR RI, karena itu wilayah nya Kemendikbud, Kemenpora, dan Kementrian Agama.

Demikian disampaiakan Ketua STAIN Jember Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE MM kepada media ini menanggap tuntutan mahasiwa. Sedangkan Daftar Isian Persetujuan Anggaran (Dipa) tahun 2012 yang tidak terserap pada akhir tahun harus di kembalikan ke Kas Negara. Pasalnya sumber pemasukan dari masyarakat menurutnya harus masuk Kas Negara, tidak ada yang namanya rekening Perorangan, itu tidak diperbolehkan” Ujarnya.

Walaupun dana belum bisa di cairkan, segala kegiatan kemahasiwaan , harus tetap jalan dengan harapan ada dana talangan dari pihak luar namun hanya semampunya, Babun meminta kepada mahasiswa memaklumi bila tidak bisa maximal.

Terkait Kuri-kulum, Semua itu ada aturan buku pedoman, melihat angkatan tahun berapa, sementara  kemimpinan saya, masih belum melakukan evaluasi kurikulum itu, Karena masih tersedatnya anggaran namun mantan ketua Ansor Cabang Jember ini berjanji untuk tahun ajaran 2013, akan mengevaluasi kuri-kulumnya.

Sementara Kepemimpinanya di mulai pada bulan Agustus, namun ada 18 aitem, yang belum terselesaikan oleh Kepemimpinan sebelumnya, Sehingga haru melakukan terobosan-terobosan untuk menyelesaikan yang belum terbayar.

Dalam Aksinya mereka ditemui langsung Ketua STAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE MM, Drs H. Ahmad Mutohar, MM, Sebagai, Pk II dan Drs H.Sukaro,MPd (PK III). (Edw)

Berita Terkait Pendidikan

No comments: