"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, April 22, 2014

Posisi Ketua DPRD Jember Bakal Ditempati Partai Gerindra

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Perolehan kursi Partai Gerindra benar-benar fantastik, naik 300 % dari pemilu sebelumnya.  Dari 3 kursi pada pemilu sebelumnya naik 9 kursi pada Pemilu 2014, mengungguli PKB dan PDI Perjuangan.


Meski suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) unggul tipis dari Partai Gerindra, namun PKB hanya dapat 8 kursi. Sementara PDI Perjuangan 7 kursi (Turun 1 Kursi). Sedangkan Partai Demokrat Jeblok, hingga 3 kursi dari 9 kursi tahun 2009. Akibatnya  posisi ketua DPRD Jember yang sebelumnya diduduki Partai Demokrat dipastikan bakal bergeser ke Partai Gerindra.

Hal ini dibenarkan Ketua KPU Kabupaten Jember, Ketty Tri Setyorini “Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang dilakukan KPU kabupaten Jember, Partai Gerindra menjadi partai yang mendapatkan jumlah kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Jember yakni  9 kursi” Jelasnya usai penetapan suara Selasa (22/4) Hotel Panorama Jember

Sedangkan PKB menurut Ketty berada diurutan kedua yang mendapatkan perolehan kursi terbanyak berikutnya, yaitu 8 kursi. Disusul Partai Demokrasi Indonesia (PDI)  Perjuangan 7 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6 kursi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 5 kursi, Partai  Golkar 5 kursi, Partai Demokrat 3 kursi, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 3 kursi, Partai Amanat Nasional 2 kursi dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2 kursi.  

“Dalam pelaksanaan Pileg kali ini, terdapat dua partai Politik yang tidak mendapatkan jatah kursi di DPRD Kabupaten Jember, yakni partai Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan  Persatuan Indonesia (PKPI)” pungkas Ketty.  

Menanggapi tingginya perolehan kursi ketua partai Gerindra M Satib merasa puas, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jember yang telah memberikan mandat kepada Partai GERINDRA menjadi pemenang dalam pemilihan anggota legislatif pada tahun 2014 di Jember.

Capaian suara Partai GERINDRA  ini menurut Satib merupakan bukti kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap perjuangan dan program-program Partai GERINDRA serta kepada Bapak Prabowo Subianto untuk menuju perubahan yang lebih baik. Tuturnya usai rekapitulasi suara, 22 April 2014 di Hotel Panorama Jember.

Pada pemilu kali ini, Partai Gerindra berhasil memperoleh suara sebanyak 174.745 atau 15,5 persen, untuk DPRD Kabupaten Jember. Dari  kuota 50 kursi DPRD Jember yang tersebur di 6 Daerah Pemilihan (Dapil), Partai GERINDRA memperoleh 18 persen atau 9 kursi legislatif.

Masing-masing Dari: Dapil I (satu) 1 kursi : Alfian Andri Wijaya. Dapil II (dua) 1 kursi : Andik Yuni Ferianto. Dapil III (Tiga), 2 kursi : Siswono dan  Thoif Zamroni. Dapil IV (Empat), 2 kursi : Masduki dan Ardi Pujo Prabowo. Dapil V (Lima), 1 kursi : Khosidah dan  Dapil VI (Enam), 2 kursi  : Suharyatik dan Hasan Basuki.

Untuk perolehan suara legislatif tingkat propinsi dan DPR RI, masing-masing memperoleh 115. 775 dan 220.047 suara. Dan berhasil menghatarkan kader terbaiknya masing-masing 1 kursi. Untuk DPR RI Bambang Hariadi dan DPR Provinsi Jawa Timur Fawaid.

Kami berharap para Caleg terpilih ini mampu mengabdikan diri sepenuhnya kepada masyarakat hingga tercapainya tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945.

Kami  juga berharap kepada anggota legislatif Partai GERINDRA mempunyai manfaat kepada masyarakat serta mampu menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dalam memajukan dan memakmurkan masyarakat Kabupaten Jember.

Demikian juga kami berharap kepada seluruh kader partai, anggota, serta masyarakat luas untuk ikut mengawasi kinerja para anggota legislatif 2014-2019, khususnya anggota legislatif dari Partai GERINDRA.

Selanjutnya, untuk mewujudkan program-program Partai GERINDRA bersama para anggota legislatif dan masyarakat, kami mohon dukungan untuk menjadikan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia 2014-2019 pada Pemilu Presiden nanti. (eros)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: