"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Rabu, 03 Desember 2014

Nanang Bantah Ada Konspirasi Pemilihan Direktur Poltek Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije) membantah bahwa dirinya melakukan konspirasi dan kolosi dalam Pemilihan Direktur Polije yang sedang berlangsung mulai tanggal 1 – 12 Desember 2014.

“Pemilihan Direktur Polije sudah sesuai dengan prosedur atau aturan yang benar”.  Demikian bantahan yang disampaiakan Direktur Polije periode 2011 – 2015, Ir. Nanang Dwi Wahyono kepada beberapa wartawan di kantornya Rabo, (3/11)

Menurut Nanang , dalam proses pemilihan  ini, tidak ada konspirasi maupun kolusi, jadi tidak benar tuduhan Forum Dosen Politeknik Negeri Jember (FDPNJ) yang menilai proses pemilihan ini ada  konspirasi maupun kolusi yang berujung penolakan pemilihan Direktur periode 2015 – 2019.itu.

“Semua yang dituduhkan dalam pernyatan itu tidak pernah dilakukan. Jadi sebelum masa jabatan saya ini habis telah saya laporkan kepada Mentri. Karena di Keputusan Mentri (Kepmen) sudah jelas, 6 bulan sebelum masa jabatan habis harus melaporkan hal itu,” jelasnya.

Masa jabatannya Dirinya akan berahkir pada18 Pebruari 2015, sejak bulan September 2014 lalu dirinya melaporkan kepada Mentri, terkait akan dilakukan penjaringan dan penyaringan calon. “Maka dari itu kami melalui Dirjen, menerima surat untk melakukan pemilihan Direktur yang baru dengan mengumpulkan para Senat. Dan semua prosedur telah kami lakukan,” tambah Nanang dengan santai.

Biarpun begitu, Nanang tidak serta merta melakukan praktek-praktek kolusi yang dianggap bertentangan dengan Undang-Undang. Karena para pihak telah diberikan sosialisasi. “Dibukalah pendaftaran siapa-siapa yang ingin mendaftar silahkan. Dibentuklah sebuah panitia yang anggotanya terdiri dari Senat dan Mahasiswa. Sejak itulah yang bekerja adalah panitia bukan Direktur seperti yang diisukan. Panitia sudah bekerja sesuai denganprosedur,” imbuhnya lagi.

Ketika disinggung dokumen yang beredar, Nanang menyanggah jika dirinya seakan-akan yang mengkondisikan pembuatan dokumen tersebut. “Saya juga ikut dalam pendafataran kok, bukan saya yang mengkondisikan dokumen tersebut. Ada juga penyampaian visi dan misi waktu itu dilakukan di aula banyak diikuti oleh dosen-dosen, malah ada debat juga. Setelah itu dilakukanlah proses penjaringan oleh Senat,” paparnya.

“Dari hasil itu, memang secara penilaian panitia saya berada di rangking satu, bukan saya yang menang. Dan itu masih butuh penentuan dari Mentri dan Senat,” beber Nanang lagi.

Berkenaan dengan pertemuan yang dilakukan dirumah Ir. H. Asmuji, MM jalan Karimata, tanggal 1 Nopember 2010 tersebut, Ir. Nanang membenarkan adanya. Namun dalam pertemuan itu hanya membuahkan sebuah draft saja.“Itu bukan dokumen resmi “ Elahnya

Masih Lanjut Nanang “Kan jelas disitu masih ada coretan-coretannya, itu adalah masih berbentuk draft. Kemudian itu tidak kami laksanakan, karena menurut saya itu tidak pas. Dan saya bisa buktikan jika saya tidak laksanakan itu” Ujarnya

Tambah Nanang, ia berharap kepada semua pihak, untuk dapatnya membangun Politeknik ini secara bersama-sama karena ini adalah aset negara. “Saya sudah menyerahkan semuanya kepada Mentri sebagai atasan tertinggi. atas kejadian ini, marilah kita ambil hikmahnya saja. Ini bukan untuk kejatuhan Politeknik tetapi untuk kemajuan dan kebesaran Politeknik. Semua harus mawas diri.

Diberitakan sebelumnya bahwa Forum Dosen Politeknik Negeri Jember (FDPNJ) menolak Proses pemilihan Direktur Politehnik Negeri Jember karena diduga sarat Kolusi Korupsi dan Nipotisme (KKN), Pasalnya dalam dokumen bermaterai serta menggunakan kop resmi Politehnik Negeri Jember (Polije ) tersebut sudah diatur.
Beredarnya dokumen ini menunjukkan kondisi Polije tidak sehat. “Beredarnya dokumen ini menunjukkan jika pemilihan Direktur di Poltek selama ini berbau nepotisme dan kolusi untuk kepentingan orang tertentu.” ujar Dr. Ir. H.R. Abdoel Djamali. M.Si, dalam siaran persnya, Selasa, (2/11). (Edw/midd)

Berita Terkait Pendidikan

Tidak ada komentar: