"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, 12 December 2014

Ir. Nanang Dwi Wahyono Kembali Pimpin Polije

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Meski sebelumnya sempat memanas akibat terbongkarnya dokumen,  Sukseksi Kepemimpinan Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije) preode 2015-2019, berjalan lancar Tanpa kendala.          

Proses Pemilihan telah selesai. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM kembali terpilih sebagai direktur Polije 2015-2019, dari 33 senat, anggota yang hadir 32, satu tidak hadir karena ada tugas keluar kota, Abdi Bakri, sebanyak 18 suara kuasa Mentri, jadi total suara 50 suara.  Kata Ketua Panitia R. Alamsyah Sutantio Jum’at (12/12)

“Dr. Ir. Bagus Putu Yudia Kurniawan, MP mememperoleh suara 14, dan untuk Ir.Nanang Dwi Wahyono,MM 28, sedangkan Ir Suwardi  mendapatkan 8 suara “ Urainya

Lanjut Alamsyah, “Untuk itu tugas kami sebagai panitia sudah selelasai, dan sesuai tahapanya, tinggal menunggu penetapan dari Mentri”  serta Sesuai Permendibud No 33 Tahun 2012, pasal 7, huruf G dan H, Suara terbanyak menjadi Direktur Terpilih, sedangkan mekanisme pemilihan secara sidang tertutup “, Pungkasnya

Tambah Agus Subekti Penerima Kuasa Mentri, mengucapkan terimakasih kepada Politeknik Negri Jember, telah melaksanakan proses tahapan berjalan dengan baik sampai hari ini, Kehadiran disini mendapatkan Kuasa dari Mentri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi, memberikan suara sebanyak 35%, jadi mentri mempunyai 18 suara “ Jelasnya

Masih Kata Agus Subekti, yang juga sebagai Direktur dan penelitian Pengapdian kepada Masyarakat, “Hal yang wajar dalam dinamika proses pemilihan dimana-mana pasti ada dinamika, dan ia berharap dinamika itu berhenti setelah tahap pemilihan, Siapapun yang terpilih harus didukung, dan yang terpilih bisa mengakumudasi, keinginan pihak-pihak yang Lain-lainya“ Harapnya

Berdasarkan UU Tahun 2012, Politeknik diberi kewenangan yang sangat luar biasa, disejajarkan Perguruan Tinngi Akademik,  bisa menghasilkan setrata Doktor, jadi kedepan Direktur Terpilih lebih berat, untuk mengejar ketinggalan sehingha bisa menghasilkan Doktor, Sedangkan untuk dosen bisa ke jenjang Guru Besar

Menyikapi berjalanya pemilihan berjalan kondusip dan baik, justru Kementrian patut memberikan apresiasi kepada Polije,  bisa menuntaskan tahapan dengan baik,

Sedangkan saat disinggung terkait polmik terbongkarnya dokumen saat Prosesi Kepemimpinan, ia menjawab diplomasi bahwa kedatanganya ke Polije, hanya mendapatkan kuasa untuk memilih, tidak ada perintah lain selain memilih Direktur Preode 2015-2019 “ Pungkasnya (Edw)

Berita Terkait Pendidikan

No comments: