"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, August 12, 2016

Ratusan Perwira Polri Gelar Napak Tilas Jejak Pasukan Brimob

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sebanyak 135 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), gelar napak tilas jejak perjuangan pasukan Brigade Mobile (Brimob).

Kegiatan yang diikuti okeh sejumlah perwira Polri yang masih aktif ini, diawali dari Monumen Tumpeng, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang dan berakhir di Monumen Palagan Jumerto, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Ada lima aspek yang ditanamkan kepada calon pemimpin Polri. Pertama aspek kesejarahan “Karena mereka disiapkan sebagai middle level leader, sebagai calon pimpinan masa depan Polri yang ahli dibidang ilmu kepolisian, sehingga harus memahami sejarah perjuangan para pendahulunya.

Menumbuhkan jiwa esprit du corp yang membentuk soliditas dan solidaritas antar anggota Polri, membangun kerjasama tim serta kemampuan manajerial yang baik, seorang pemimpin Polri itu harus turun kelapangan, menemui rakyat dan bekerja bersama-sama rakyat.

Sementara aspek terakhir, ada nilai filosofis, jika tugas polisi itu tak selalu ada di daerah perkotaan, melainkan di kawasan desa hingga pegunungan.  Demikian kata Ketua STIK-PTIK, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel didampingi Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif SH, SIK,dan dihadapan para peserta angkatan 72 STIK-PTIK Tahun 2016, dan Keluarga Pahlawan dan Tokoh Masyarakat di Monumen Palagan Jumerto Jember Jum’at siang (12/8).

Monumen Palagan Jumerto dibangun untuk memperingati para pejuang Polri dan rakyat yang gugur ketika melawan pasukan Nica Belanda pada tahun 1949. Monumen ini berdiri di samping Kantor Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Jember” sambung lulusan terbaik Akpol 1988 ini.

Pada monumen itu ada 13 anggota Brimob Polri yang namanya tercantum, 12 nama teridentifikasi sementara 1 nama tak diketahui. Selain nama-nama anggota Brimob, 20 nama warga juga tertulis pada monumen yang diresmikan 1 Juli 1984 oleh Kapolda Jawa Timur, Mayjen Polisi Soedarmadji tersebut. (ruz/edw)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: