"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, August 4, 2016

Warga Kuasai Lapangan Sepak Bola Yang Diklaim Ahli Waris

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Warga Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, kembali menguasai lapangan sepak bola milik desa yang diklaim sepihak oleh seseorang yang yang mengaku sebagai ahli waris.

Warga juga mendesak pemerintah desa mencabut pagar yang merek pasang. “Kami minta pemerintah desa mempertahankan sejumlah asset desa, yakni lapangan bola dan kantor desa serta sejumlah lahan yang ditempati oleh 62 KK (Kepala Rumah Tangga),” kata Kholilur Rohman, koordinator warga, Kamis pagi (4/8).

Menurut dia, semula kepala desa melepaskan begitu saja asset milik desa itu, sehingga yang mengklaim ahli waris berani membuat pagar serta merusak gawang di lapangan bola. Berkat desakan warga, akhirnya pemerintah desa meminta dukungan Komisi A DPRD Jember, untuk mempertahankan sarana publik ini.

Kepala Desa Kasiyan Timur, Hariyanto mengatakan, pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta warga sepakat mempertahankan asset desa. Bahkan, pihaknya siap menghadapi gugutan hukum. “Kami siap bila digugat. Dan kami juga berencana untuk membuatkan sertifikat tanah atas asset desa itu,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Jember, Ardi Pujo Satrio Prabowo menuturkan, persoalan klaim lahan milik desa ini berawal dari pemekaran Desa Kasiyan. Karena sebelum menjadi desa devinitif, Kasiyan Timur merupakan wilayah yang menjadi bagian dari Desa Kasiyan, Kecamatan Puger.

Momentum ini menjadi celah untuk mengklaim asset desa. Apalagi, sejumlah dokumen yanh jadi bukti otentik itu belum diserahkan ke desa hasil pemekaran. “Nanti kami telusuri ke desa induk (Kasiyan)  dan mengkroscek ke buku kerawangan desa serta berkoordinasi dengan BPN (Badan Pertanahan Negara) Jember,” terangnya.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, Komisi A DPRD Jember siap mengawal  proses hukum bila terjadi gugutan oleh orang yang mengaku sebagai ahli waris. “Bahkan hingga ke tingkat Mahkamah Agung kami siap mengawal dan meladeni gugatan itu,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah warga dan pemuda Kasiyan Timur menggelar aksi demontrasi pada  awal Juni lalu. Mereka menuntut pemerintah desa setempat mempertahankan lapangan desa yang yang diklaim sepihak oleh orang yang mengaku ahli waris. Bahkan aksi demonstrasi ini dilakukan warga sampai dua kali. (ruz)

Berita Terkait Olahraga

No comments: