"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Rabu, 10 Mei 2017

ICW Support Komitmen Tegak Lurus Pemkab Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Komitmen tegak lurus  Bupati Jember, memutus mata rantai koruptif di lingkungan birokrasi Pemkab Jember  dapat dukungan sejumlah aktivis anti korupsi nasional

Disamping Indonesia corruption watch (ICW), sejumlah peneliti, akademisi juga turut mendukung, diantanya adalah  Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Padang dan Pusat Kajian Pancasila dan Konstitusi Universitas Jember.

Dukungan pegiat anti korupsi tersebut disampaikan saat Seminar Anti Korupsi yang digelar Pemkab Jember yang mengambil tema “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah di Pendopo Wahyawibawagraha Rabu (10/5)

Banyaknya pejabat public terlibat kasus korupsi harus  diakhiri. "Cukup banyak kepala daerah yang terjerat kasus korupsi, hingga tahun 2016 tercatat 148 kepala daerah," kata Koordinator Divisi Politik ICW Donald Faris didepan para OPD dan aktivis anti korupsi lokal serta sejumlah mahasiswa Jember

Menurut Donald berdasarkan data yang dihimpun jumlah kasus korupsi pada tahun 2016 mencapai 482 kasus. Dengan nilai kerugian negara mencapai 1,45 triliun dan nilai suap yang mencapai 31 milyar. “Serta jumlah tersangka 1101 orang, jumlah yang sangat banyak dan harus segera diakhiri,”ujarnya.

Selama ini banyak yang masih salah mempersepsikan korupsi, hanya kasus yang merugikan keuangan negara yang disebut korupsi. Sedangkan suap menyuap, penggelapan jabatan dan perbuatan curang, menerima imbalan perizianan dinilai bukan korupsi. “Padahal tindakan itu juga korupsi," tegasnya.

Korupsi persoalan perilaku, menurutnya titik rawan korupsi bisa berawal dari dana bantuan hibah/social, pungutan/pajak daerah/retribusi, pengelolaan asset, penyalahgunaan wewenang, perizinan dan yang paling banyak dalam pengadaan barang dan jasa.

Bupati Jember dr Faida menegaskan bahwa dirinya tidak segan-segan mengantarkan pejabat yang melakukan korupsi kepada aparat penegak hukum. Komitmen tegak lurus Pemkab Jember bukan untuk pencitraan ataupun hanya jargon dan slogan. Tetapi benar-benar serius, tegasnya. (midd/yond)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: