"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, 1 June 2017

Omset Penjualan Buah Kurma Di Situbondo Meningkat

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Memasuki bulan Ramadhan 2017, omset penjualan pedagang buah Kurma di Situbondo mengalami peningkatan hingga mencapai seratus persen lebih dari hari biasanya.

Naiknya animo masyarakat berbuka dengan buah asal Timur Tengah ini dikarenakan, mencontoh cara Nabi Muhammad berbuka dan baik untuk kesehatan. "Kata Hasan, salah satu pedagang kurma di stan pasar baru dikelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji ini, Kamis, (01/06).

Meski permintaan meningkat, namun harga tetap seperti hari-hari biasa. "Dari belasan jenis buah kurma yang ditawarkan kepada pembeli ada beberapa jenis yang paling diminati, yaitu kurma Khalas dan Dabba, lantaran kurma  ini dinilai harganya cukup terjangkau dan rasanya enak. Jelasnya.

Jenis lain seperti Ajwa merupakan jenis buah kurma yang harganya paling mahal dibangingkan dengan jenis kurma yang lainnya."Tapi pelanggan bisa pilih buah kurma kiloan yang akan langsung kami kemas atau membeli merek sudah dikemas rapi," katanya.

Dalam sehari ia mengaku biasa melayani puluhan pembelian buah kurma di Stand-nya rata-rata membeli satu kilogram. dengan penghasilan dalam satu hari sebelum puasa omset antara 1 hingga 2 juta, namun  setelah puasa memasuki hari ke 6 puasa ini meningkat tajam Rp 3 juta rupiah lebih perhari.

Kepala Bidang Perdagangan, Pada Disperindag Situbondo, Wahid Wahab, Mengatakan, setiap bulan puasa para pedagang pasar Baru Mimbaan sudah rutin dijadikan tempat pedagang, pedagang yang yang mau menempati area pasar mimbaan baru itu dikenakan pajak retrebusi dan sewa per standnya.

Setiap memasuki bulan puasa Pemkab memfasilitasi tempat yang konvensional namun nyaman. “Posisi dan kondisi tempatnya lumayan strategis "Kalau bulan puasa kurma  potensi  banyak peminat sehingga omset penjualan kurma meningkat", jelas Wahid. (ef)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: