"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, 1 June 2017

Pengusaha Beras Oplosan Jember Manfaatkan Rastra Buruk

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tertangkapnya Fuad Hasani (22), seorang pengusaha dan 5 karyawan pengoplos Rastra dengan beras yang lain Rabu petang (31/5) menunjukkan bahwa kualitas beras buruk.

Diduga karena tidak layak konsumsi Manusia, maka warga miskin penerima beras dari Bulog terpaksa harus menjual beras tersebut kepada pengusaha beras. Hal ini terungkap usai Polres Jember berhasil menyita 4.730 Kilogram beras oplosan Cap Onto siap edar dari gudang toko milik fuad.

Pernyataan itu dibenarkan Kepala Desa Plalangan, menurutnya warga menjual ke pengusaha beras, lantaran Rastra yang diterimanya sangat tidak layak dikonsumsi. "Bukan katanya sih, saya melihat sendiri, Rastra itu memang tidak layak di konsumsi, berasnya hancur dan jelek," kata Imas Maskuroh Kamis (1/6).

Namun Imas berdalih bahwa mereka menjual setelah Keluar dari kantor desa. “Saya berharap, peristiwa serupa tidak lagi terjadi, ia juga meminta agar Bulog mengirim Rastra yang layak dikonsumsi Manusia, bukan beras yang kwalitasnya rendah dan jelek yang hanya layak dimakan Ternak," Kelunya.

Menurut Kapolres Jember, pelaku mengoplos Rastra yang dibeli dari Masyarakat Rp 6000 dengan beras lainnya. "Dengan perbandingan, 3 sak Rastra dengan 2 Sak beras lainnya, kemudian dikemas dengan Cap Onta, dan dijual dengan Harga 7500 rupiah " Ungkap AKBP Kusworo Wibowo.

Terungkapnya kasus ini, saat Polres menemukan beras oplosan Rastra dari Gudang penyimpanan di dusun Jambuan Rt 01 Rw 08 Desa Plalangan kecamatan Kalisat, polisi menemukan barang bukti sebanyak 705 kilo gram dengan rincian 47 sak, 15 kg.

Menurut Kusworo atas perbuatan 6 tersangka yaitu seorang pengusaha dan 5 karyawannya, akan dikenakan Undang undang No 18 tahun 2012, Pasal 139  tentang pangan dengan Ancaman Hukuman 5 tahun penjara atau denda maksimal 10 Milyard. (Yond/edw/Midd).

Berita Terkait Kriminal

No comments: