"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, June 21, 2017

Truk Tonase Besar Masih Melintas Di Jalur Pantura Situbondo

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Walau sudah ada larangan kementrian perhubungan, Truk-truk bermuatan bertonase tinggi, hingga H min 4 masih bebas melintas di jalur Pantura Situbondo. 

Padahal, sejak Selasa (19/6), sudah ada larangan dari kementrian perhubungan truk-truk besar bermuatan, selain mengangkut sembako dan BBM, namun masih tampak truk bermuatan besar Jurusan Jakarta -Bali dan Surabaya -Bali. Demikian disampaikan Kasat lantas polres Situbondo, AKP Himmawan Setiawan, SIK, Rabu (21/6)  

Berdasarkan SK Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di jalur mudik meliputi truk barang yang digunakan mengangkut barang galian/barang tambang, dan truk barang dengan jumlah yang diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kilogram, dan truk barang dengan sumbu 3 atau lebih, serta mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandengan.

Untuk itu petugas langsung menghentikan dan diperingatkan kendaraan pengangkut barang lain, seperti bahan bangunan, pakan ternak, bahkan ada yang langsung ditilang, Polisi  juga menunjukkan parkiran aman “Larangan melintas khusus truk barang ini berlaku di seluruh jalan nasional atau jalur mudik." Jelasnya.

Larangan ini menurut AKP Himmawan Setiawan, SIK, dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kelancaran arus lalulintas pada musim mudik dan balik Lebaran 1438 H, sehingga para pemudik dapat dengan nyaman dan aman sampai ke kampung halamannya masing-masing.

Pantauan MG, sejak pagi peningkatan arus mudik meningkat. Peningkatan kendaraan dari Bali menuju surabaya atau Malang lebih terlihat padat dibanding dengan kendaraan yang melintas dari arah surabaya menuju Bali. Peningkatan mencapai 32 persen. Hingga hari ini pemantauan masih berlagsung. (ef)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: