Selamat Hariraya Idul Fitri 2017 "Minal Aidin Walfaizin", Mohon Maaf Lahir dan Batin."
Custom Search

Rabu, 05 Juli 2017

Warga temukan Lansia Terkapar Di Hutan Jatibanteng

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Rabu Sore (5/7) temukan lansia berumur 75 tahun dalam kondisi terkapar di bantaran sungai lendut Desa Wringin Anom Jati banteng, Kecamatan Jatibanteng.

Seorang kakek berpostur tinggi kurus ditemukan warga desa setempat terbaring dibawah pohon, dengan  beralaskan batu dalam kondisi sangat lemah di bantaran aliran air sungai lendut yang mulai mengecil akibat lama tidak turun hujan.

Menurut Kepala Puskesmas Jatibanteng,  H.M.Ali Mukhrodi. SKep, kakek tersebut sepertinya sudah mengalami depresi tinggi bahkan sudah pikun, ketika di tanya seperti linglung. "Kondisinya sangat memprihatinkan, dugaan kami kakek tersebut sekitar 2 minggu tidak  makan sehingga kondisinya lemah." Kata Dokter Ali.

Belakangan diketahui beberpa kali di tanya Yang bersangkutan mengaku bernama Kamandanu, dengan tinggi badan 160 cm, ciri - ciri fisik cacat jari jempol sebelah kiri, memiliki putra bernama Dino aristo, Satiman dan Budi harto, beralamat didesa Sukowidi RT 01 RW 4 Banyuwangi," Jelasnya.

Terpisah Kasubag Humas Polres Situbondo IPTU H.Nanang Priambodo membenarkan penemuan seorang lansia di pinggir sungai lendut desa wringinanom kecamatan Jatiibanteng sekitar pukul 12.30 Wib. Dengan menggunakan pakaian Hem, celana jins warna abu-abu, menggunakan sepatu hitam dan menggunakan kalung.

Anang menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri - ciri tersebut atau sesuai pengakuan korban untuk segera menghubungi Polres Situbondo dinomer 0338 671110 / 081336082110 atau Polsek Jatibanteng. (edo)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: