"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 24 Agustus 2017

Kejari Pastikan DPO Mantan Ketua PSSI Jember Masih Di Dalam Negeri

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember terus melacak keberadaan DPO, tersangka kasus dugaan korupsi Dana Hibah PSSI Tahun 2014-2015 senilai 2,7 Milyar Rupiah.

Isu mantan Ketua PSSI Jember, Diponegoro kabur di Malaysia, dibantah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember, Ponco Hartanto, pasalnya jauh sebelum ditetapkan sebagai Daftar Pencariaan Orang (DPO) sudah dilakukan upaya cekal sejak dilakukan penyelidikan Juli 2017 lalu.

“isu yang beredar itu tidak benar, kita sudah pernah datangi ke rumah tersangka di Surabaya, informasi dari pihak keluarga yang bersangkutan sampai saat ini masih berada di Indonesia,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, usai acara Sosialisasi Keuangan Desa di Aula PB Sudirman Pemkab Jember,  Jum"at (25/8).

Surat permohonan Pencegahan Putra mantan Bupati Jember melalui Kajati. No : R.54/O.5.12/Dsp.1/04/2017 Tgl. 05 April 2017, sedangkan dari Jaksa Agung. No.KEP.110/D/Dsp.3/06/2017 Tgl. 19 Juni 2017, Pencegahan ke luar negeri mulai 19-06-2017 s/d 19-12-2017. “Kalau belum ditemukan dapat diperpanjang”. jelasnya

Poncho menambahkan, penyidik juga telah berkordinasi dengan tim MC Kejaksaan Agung dan Kepolisiaan untuk mencari rekam jejak lokasi keberadaan tersangka. Meski demikiaan, pihaknya engan membeberkan lebih detail terkait hasil diteksi. “Saat ini masih kita buru, negara tidak boleh kalah,” tegasnya.

Mantan Ketua PSSI Jember Diponegoro ditetapkan sebagai DPO per 15 agustus 2017 bersama 2 tersangka lain terkait dugaan kasus korupsi. Penetapan status DPO tersebut lantaran mantan Ketua PSSI Jember itu telah 3 kali mangkir dari panggilan penyidikan tim pidana khusus kejaksaan sebagai tersangka.

Tim jaksa juga mentapkan tersangka lain yakni Mantan Bendahara PSSI Jember Ari Dwi Susanto. Satu tersangka itu kini telah dilakukan penahanan badan untuk mempermudah  proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjadi perhatiaan publik di Kabupaten Jember. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: