"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 14 September 2017

Mantan Istri, Adukan Anggota Fraksi Golkar Ke BK DPRD Banyuwangi

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Usai dilaporkan ke Mapolres,  Selasa (12/9) lalu, mantan ketua DPD Golkar, Rabu sore (13/9) kembali dilaporkan mantan Istrinya ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Banywangi.

Memanasnya perseteruan angara Anggota DPRD Fraksi golkar, Ruliono versus mantan Istrinya Musiyati (41) warga Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, nas lantaran, saat masih berstatus suami istri sekitar bulan Januari 2017, dirinya diusir keluar dari rumah yang tempati bersama kedua anak dan ibunya. 

Ketua LSM Aliansi Rakyat Miskin (ARM) M. Helmi Rosyadi, saat mendampingi wanita asal Singojuruh bersama ketua Forum Solidaritas Banyuwangi (FSB) M Yunus Wahyudi, melaporkan terkait penguasaan harta bersama dan penelantaran anak.Pasalnya sejak bercerai, tidak memberikan nafkah kepada kedua anaknya.

Kepada ketua BK DPRD, H. Sugirah, aktivis Helmi Rosyadi menyampaikan persoalan yang sangat pelik dan seharusnya tidak dilakukan oleh seorang anggota DPRD. Bahkan di hadapan BK DPRD tersebut, ketua LSM ARM ini sangat menyayangkan adanya kasus ini.

"Saya mohon kepada ketua BK untuk memproses kasus ini, karena yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD ini sangatlah tidak pantas. Masak tidak memberikan nafkah kepada anak, serta menguasai harta bersama," lontar Helmi yang juga ketua gerakan buruh dan rakyat anti korupsi (Gebrak) ini.

Padahal, kata Helmi, mereka menikah sejak tahun 2002 dan membeli tanah serta menbangun rumah tahun 2008. Sedangkan perceraian mereka berdua terjadi tahun 2017. "Secara hukum rumah itu milik bersama, harta gono gini," beber Helmi.

Ketua BK DPRD Banyuwangi berjanji akan menindak lanjuti laporan ini. Namun terlebih dahulu pihaknya akan memanggil kedua orang tersebut, Musiyati dan Ruliono untuk di mintai keterangan. "Saya akan memanggil saudara Ruliono maupun Musiyati untuk di mintai keterangan," jelas Sugirah. (kim)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: