"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Minggu, 01 Oktober 2017

Ritual ‘Nggelar Songo’ Takir Jenang Suro Di Banyuwangi

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Warga Osing Desa/Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur Minggu (1/10/17) menggerlar ritual  "Tumpeng Nggelar Songo" dan 999 " Takir Jenang Suro"

Selamatan  Tradisi warga osing, pada bulan Suro (Muharram; red) kali ini dilaksanakan di Balai Desa Glagah, Minggu  (1/10) berbarengan dengan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan ungkapan wujud syukur kepada Sang Maha Pencipta atas anugerah dan keberkahan yang diterima selama ini.

Ratusan warga tampak hadir mengikuti ritual ini. Bahkan Camat Glagah, H. Astorik, S.Sos, perwakilan Dinas Pariwisata (Dispar), perwakilan Polsek, Koramil, PARFI dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara serta ratusan warga sekitar Kecamatan Glagah tampak mangayubagyo.

 “Acara ini sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat Desa Glagah kepada Alloh SWT, sekaligus sebagai wadah edukasi, khususnya  generasi muda agar tidak melupakan tradisi ritual adat yang mengandung makna spiritual” Ungkap Teguh Eko Rahadi, SAB selaku ketua panitia.

Menurut pria yang juga sebagai Ketua BPD Glagah, bahwa kegiatan ini diberi tema "Nggelar Tumpeng Songo" mengandung makna jumlah nasi  tumpeng "perucut" sebanyak sembilan dan berbentuk mengerucut adalah wujud dari 9 sumber hawa nafsu yang harus selalu tunduk kepada Sang Maha Segala.

Selain wujud rasa syukur atas semua nikmat yang telah diterima, juga menjadi ajang pengingat agar kita selalu bisa mengendalikan hawa nafsu dan selalu ingat kepada Yang Maha Kuasa. "Nggelar Tumpeng Songo berarti mensyukuri dan meniatkan semua hanya karena Allah SWT”, Jelas ketua PARFI Banyuwangi ini.

Sementara Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas melalui Camat Glagah, Astorik, berharap kedepannya acara selamatan desa ini bisa diangkat ke dalam Banyuwangi Festival dengan tujuan melestarikan kearifan lokal Banyuwangi sekaligus mengenalkan tradisi dan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.

"Tradisi selamatan 'Nggelar Tumpeng Songo dan Takir Jenang Suro' ini akan kami usulkan ke Dinas Pariwisata supaya dijadikan agenda tahunan dan menjadi warisan untuk generasi kita serta menjadi salah satu  bukti kearifan khasanah adat budaya NKRI," tutur Astorik. (kim)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: