"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Tuesday, 30 January 2018

Puluhan Warga Jember Gelar Aksi Keluhkan Lambannya Urus Adminduk

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Puluhan warga Mayangan dan Gumukmas, Jember Senin (30/1/2018) gelar aksi unjuk rasa keluhkan lambannya pembuatan Adminduk KK dan KTP di Kantor kecamatan Gumukmas.

Dengan mengendarai sepeda motor dan Truk, puluhan warga bergerak menuju ke kantor camat Gumukmas sekitar pukul 09.00 Wib, sejumlah Polisi dari beberapa Polsek di wilayah rayon 5 dan 6 dibantu Jajaran Dalmas Polres Jember tampak mengamankan Jalannya unjuk rasa.

"Di Kecamatan sini kepengurusan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sangat lamban, ada yang sampai berbulan-bulan, bahkan ada yang hingga setahun, namun ketika melalui jasa calo dan membayar ratusan ribu dalam waktu beberapa hari saja bisa selesai, kok bisa ini, bagaimana, " Keluhnya.

Warga juga keluhkan kebijakan Camat memasang Portal dijalan kelas III, di Gumukmas hingga Desa Keponjen, kebijakan itu dinilai merugikan pengusaha dan karyawan "Disitu ada kurang lebih ratusan pekerja yang kehidupan sehari harinya menopang pada perusahaan, " Jelasnya.

Menanggapi keluhan, lambannya Pembuatan KK dan KTP, Camat Gumukmas, Suparmo mengatakan kalau Kecamatan hanya sebatas memfasilitasi mengentri data saja. "Untuk kewenangannya penerbitannya, di Dispendukcapil Pemkab Jember, namun keluhan warga tetap akan saya sampaikan,” katanya.

Sedangkan terkait adanya keberadaan calo pembuatan Administrasi Data Kependudukan (Adminduk), dirinya mengaku tidak mengetahuinya “Saya tidak mengetahuinya, namun kalau memang ada staff dari kecamatan yang melakukan hal itu laporkan, saya akan tindak tegas" Tegasnya.


Dalam kesempatan itu Suparmo juga menyampaikan permemohon maafnya dan mengucapkan terima kasih atas Kontrol sosial warga.  Sementara Pejabat Kepala Dispendukcapil,  Sri Wahyuni, saat dihubungi melalui WaWhatsAppnya hingga berita ini diturunkan masih belum ada jawaban. (yond).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: