"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Sunday, 18 February 2018

Kemeriahan Bolo Srewu Jaranan Barong Di Jember



Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Puncak pertunjukan Bolo Srewu Jaranan Barong II (BSJB), Minggu (18/2/2018) di Pantai Panyangan (Teluk Love) Ambulu Jember Jawa Timur, berjalan meriah.

Pertunjukan yang digelar Dewan Kesenian Jember (DKJ) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemasdes) ini merupakan ajang kreativitas dan silaturahmi bagi para seniman jaranan, ta’-buta’an, barongsai, can-macanan kaduk, reog dan para seniman dari beberapa kabupaten di Jawa Timur.

 Kesenian Jaranan dipilih sebagai kesenian ikonik yang jadi sentral dalam gelaran, karena kesenian ini merupakan salah satu kesenian tertua di Jatim dan Indonesia”, Demikian disampaikan oleh Ketua DKJ Jember, Eko Suwargono. Minggu (18/2/2018).

"Sejumlah 750 penari yang mewarnai pagelaran Seni Budaya bolo srewu jaranan barong II dari berbagai daerah yang ada di Jawa Timur diantaranya dari Kabupaten Pasuruan, Malang, Banyuwangi dan dari Surabaya serta daerah lainya." kata Eko Suwargono 

Hal senada disampaikan Sekretaris Dewan Kesenian Jember (DKJ), Jember Iwan Kusuma, menurut pria yang akrab disapa Cak Endut ini, bahwa Jaranan adalah kesenian yang bisa diterima oleh komunitas Jawa, Madura, dan etnis-etnis lain” jelas pria yang akrap disapa Cak Endut ini.

Tidak salah jika kesenian jaranan “dalam ragam bentuknya” yang menjadi idola ini merupakan salah satu pembentuk budaya lokal Jawa Timur yang bisa memberikan warna dan kekuatan spiritual serta memperkuat lokalitas dan kedirian masyarakat di tengah-tengah proyek modernitas dan globalisasi dewasa ini.

BSJB menjadi bagian dari Festival Berdesa, sebuah event besar dari bermacam rangkaian aktivitas kultural untuk mengembangkan dan memberdayakan kehidupan masyarakat desa. Festival Berdesa ini berimplikasi pada konsep acara yang semakin beragam dan meriah serta pelibatan banyak seniman dan warga.

Untuk itu acara ini degelar, disampaing untuk memberdayakan masyarakat desa juga untuk mempromosikan tempat wisata d Jember. "Guna mempopulerkan tempat Wisata dan melestarikan budaya kesenian tradisional, dengan konsep hiburan rakyat dengan kolosal." Pungkasnya. (edw).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: