"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 1 August 2018

Lurah Wanita Di Banyuwangi Jadi Korban perampokan dan Percobaan Pembunuhan

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Wilujeng, Kepala Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (31/7/18) menjadi korban perampokan dan percobaan pembunuhan.

Lurah wanita ini mendapat pertolongan warga di sekitar sungai Sere, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, setelah sebelumnya berteriak-teriak. Wanita yang juga pernah menjabat sebagai Lurah Sobo ini mengaku dibuang oleh pelaku berinisial AS di sungai tersebut setelah dianiaya dan diambil uangnya.

Peristiwa bermula saat korban dijemput AS didepan Kantornya, Selasa (31/7/18) sekitar pukul 12.00 WIB, Pelaku beralasan mengajak menemui Gus Makki (Ketua PCNU Banyuwangi,red) di pesantren Blokagung, Tegalsari, dengan mengendarai mobil Hyundai warna Silver.

Dari tempat itu mereka menuju ke wilayah selatan. Ternyata mobil tidak langsung menuju ke Blokagung. Mereka berputar-putar hingga ke wilayah Kalibaru. Korban dan AS juga semat makan bakso di wilayah Genteng. Selanjutnya mereka menyusuri jalan hingga ke wilayah Tegaldlimo.

Dalam perjalanan, korban mengaku mulai diancam AS terkait kasus mark-up obat yang terjadi saat korban masih bertugas di Dinas Kesehatan. Nah, tak jauh dari Dusun Blokagung, korban mulai dianiaya dengan palu dan sebuah benda mirip senjata api jenis pistol.

Korban juga dipukuli dibagian kepala dan lehernya serta ditekan dengan benda tersebut. Sewaktu dalam kondisi diancam, korban tidak berani berteriak. Lalu korban diikat kaki dan tangannya dengan menggunakan tali plastik kresek yang sudah digulung. Tali itu diambil dari dalam kotak dashboard mobil.

Ketika itu lah korban berpura pura mati. Selanjutnya dia dibawa kepinggir sungai yang minim cahaya, dan kemudian dilempar. Selama hampir satu jam korban didalam air dengan kondisi terikat berusaha mengapung dan berteriak. “Akhirnya korban ditolong warga,” jelas Kapolsek Bangorejo, AKP Watiyo, Rabu (1/8/18) pagi.

Kemudian warga pun langsung membawa korban ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan. Malam itu juga petugas Polsek Bangorejo melakukan olah TKP dan menginterogasi korban. Dengan bantuan tim Resmob Polres Banyuwangi akhirnya AS berhasil diamankan di rumahnya di Srono pada Rabu pagi.

Dari keterangan korban, diketahui sebelumnya AS pernah meminjam uang sebesar Rp 40 juta. Sebelum berangkat, korban lebih dulu ditelpon AS. Kepada korban pelaku memberitahu, bahwa Gus Makki membutuhkan bantuan dana. Lalu AS menyuruh korban membawa uang Rp 60 juta.

Barang-barang milik korban yang dibawa AS berupa sebuah tas berisi dokumen dan  identitas pribadi korban. Caption : Kondisi korban Lurah Wilujeng saat dirawat di Puskesmas Bangorejo sambil diinterogasi oleh Kapolsek Bangorejo AKP Watiyo (kim).

Berita Terkait Kriminal

No comments: