"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 6 October 2018

Anak Durhaka Di Banyuwangi Ini Tega Aniaya Ibu Kandung Hingga Babak Belur

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kelakuan Imam Mahrudi (26) ini sungguh sangat tidak terpuji, pasalnya Ibu kandungnya sendiri Supiatun (60), tega dihajar hingga babak belur Sabtu (6/10/18).

Bahkan korban yang tinggal di Dusun Krajan 1, Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi, sampai berteriak minta tolong ke tetangga sekitar. Hantaman benda tumpul itu mengenai jidat hingga meninggalkan bekas luka.

Untung saja, Abdul Kadir (48), segera datang untuk segera memberikan bantuan, namun niat baik untuk melerai  justru menjadikan si paman juga menjadi sasaran pukulan dari alat penumbuk kopi atau padi (alu)  itu dari keponakannya, Imam Mahrudi.

Akibatnya lengan pamannya juga  luka dan harus diperban. Aksi brutal itu juga disaksikan Mbah Emah (80), neneknya, namun wanita renta ini tak kuasa menghentikan ulah cucunya. "Pelaku yang sempat didorong pamannya agar tak lagi memukuli ibunya. malah kena sasaran," ungkap Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin.

Teriakan Supiatun sekitar pukul 12.00 WIB itu terdengar keras ke telinga Abdul Kadir. Apalagi teriakan itu disertai kalimat yang menyayat hati. Penganiayaan itu dialami Supiatun ketika sedang tidur siang. "Tolong, tolong, tolong! Kalau gak ditolong bisa mati," kisah Iptu Kusmin menirukan pengakuan korban.

Kasus ini kini ditangani Polsek atas laporan paman yang menyesalkan tindakan itu. “Tindak kekerasan itu telah berulangkali dilakukan pelaku terhadap orang terdekatnya, ulahnya sudah keterlaluan. Tiap kali marah selalu ada saja yang dipukul. Pemicunya karena minta sesuatu tapi tak dituruti," sebutnya. (kim).

Berita Terkait Kriminal

No comments: