"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 10 April 2018

Hanya 62 Desa Situbondo Yang Sudah Mencairkan DD-ADD

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Hingga Selasa (10/04/2018), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Situbondo, mencatat dari 132 di 17 kecamatan, hanya 62  desa yang DD-ADD 2018 cair.

Untuk desa yang lain, Dana Desa dan Anggaran Dana Desa (DD-ADD) tahap pertama belum bisa cair , karena persyaratan untuk mencairkan belum diserahkan. Demikian kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Drs H Suradji, MM  melalui Kabid Bina Pemdes. Yogie Kripsian Syah.

Diantara persyaratannya, menyelesaikan SPJ tahun sebelumnya dan sudah menetapkan APBDES. “Untuk SPJ, semua desa sudah selesai. Hanya saja, banyak desa belum menetapkan APBDES, ada juga yang masih proses pengajuan.  “Jika syarat-syarat tersebut sudah selesai, maka bisa langsung dicairkan”, Katanya.

Untuk desa yang sudah menetapkan APBDES, juga tidak bisa langsung dicairkan, pasalnya, desa masih harus memasukkan posting APBDES ke dalam aplikasi sistem keuangan.  "Ada sistem baru yang membutuhkan waktu bagi desa untuk memasukkannya”, ujarnya.

Yogie berharap, pencairan tahap pertama segera rampung, jika terkendala, maka akan berdampak pada pencairan tahap kedua.  "Pencairan berikutnya dilakukan bulan Juli mendatang," Jelasnya.

Keterlambatan pencairan, lanjutnya terjadi setiap tahun. Ada banyak kendala hal ini terus terulang. Salah satu penyebabnya, lemahnya sumber daya manusia (SDM)  di desa. Karena itu, Yogie memandang, perlu ada upaya peningkatan SDM peningkatan kapasitas Pemdes.

Untuk itu, kepada desa diharapokan menyisihkan anggarannya melaksanakan pelatihan-pelatihan. Sebab, pemerintah daerah tidak cukup anggaran untuk melakukannya.  "Misalnya melakukan pelatihan penyusunan dan perencanaan keuangan (Peningkatan kapasitas Pemdes)," saran pejabat lulusan STPDN itu.

Informasih yang dihimpun media ini, ada perubahan sistem pencairan DD. Pencairannya tiga tahap. Yaitu 20 persen untuk tahap pertama, dan masing-masing 40 persen untuk pencairan tahap kedua dan ketiga. Sedangkan ADD tetap dua tahap, dengan nominal 50 persen setiap kali pencairan.  (mam).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: