"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 26 April 2018

Situbondo Diguncang Gempa Bumi 7.5 Skala Richter

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Warga Situbondo Kamis (26/4/2018) pagi dikagetkan dengan guncangan gempa bumi berkekuatan 7.5 Skala Richter, akibatnya ratusan warga berhamburan menyelamatkan diri.

Kejadian ketika warga sedang melakukan aktifitas keseharian, merusak sejumlah bangunan dan mengakibatkan banyak korban terjebak didalam reruntuhan sehingga menimbulkan banyak korban jiwa. dengan penuh kesiapsiagaan BPBD melakukan pertolongan Pertama kepada para korban.

Selanjutnya, Tim Asessment dan Tim Triase dan warga mengevakuasi korban luka, patah tulang lengan bawah, luka kepala dan luka ringan pada lutut. Demikian suasana simulasi penanganan Bencana Gempa Bumi yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di halaman Kantor setempat, Kamis (26/4/2018).

Menurut Kepala Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan BPBD, Gatot Trikorawan, Simulasi Bencana Gempa Bumi (SBGB) ini melibatkan komisioner KPU, para Siswa, berserta Guru SD, serta sukarelawan, ini merupakan program yang menyentuh edukasi kebencanaan sejak dini, terutama di usia sekolah.  

Masyarakat di lingkungan sekolah, termasuk komite dan guru juga harus tahu menangani kebencanaan, ketika ada musibah mereka sudah tahu rencana konsijensi. "Manfaatnya jelas memberikan informasi kepada, masyarakat sekolah, anak didik mengenai kesiapsiagaan apabila terjadi potensi rawan bencana," Jelasnya.

Untuk itu BPBD akan mendorong sekolah siaga bencana."Melalui program ini akan terstruktur dan tersistem yang mana melalui mata pelajaran memberikan informasi berkait bencana. Misalnya pelajaran matematika, identik dengan ada Perhitungan cuaca, informasi awal dari BMKG diberi informasi kepada anak didik," katanya.

Ada  tiga tahapan penanganan kebencanaan. Ketika pra bencana, semua pihak harus melakukan kesiapsiagaan pencegahan. Saat terjadi bencana semua dalam kedaruratan, pasca bencana semua harus melakukan rehabilitasi dan rekontruksi. "Saat ini masuk tahap kesiapsiagaan, dan pencegahan”, Lanjutnya.

Lebih jauh Gatot memaparkan Masyarakat dapat lebih siap siaga dan dapat mengambil sikap, lebih percaya diri dalam menanggulangi bencana. Dan diharapkan juga dengan simulasi ini dapat mengurangi angka korban jiwa dan harta benda akibat bencana karena sudah meningkatnya kesadaran masyarakat.

Sementara Seretaris BPD Situbondo Budi Narwanto, yang memimpin upacara mengatakan, Simulasi berjalan dengan lancar, dan tampak para siswa SD serta jajaran KPU yang terlibat  sangat antusias.  "Ini akan menambah wawasan mereka dalam mitigasi bencana”, katanya. (edo).

Berita Terkait Pendidikan

No comments: