"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 3 April 2018

Tim Gabungan Dinkes Jember Razia Makarel Bercacing

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Antisipasi beredarnya Makarel Bercacing, tim gabungan monitoring  pembinaan dan pengawasan Mamin Selasa (3/4/20) sidak ke toko, minimarket  dan Supermarket.

Razia Makarel Bercacing yang dipimpin Dinas Kesehatan Jember Dra Widjajaningsih Apt, diikuti Oleh Kepolisian Polres Jember, Kominfo, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, dan Disperindag dan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Tim Inspeksi Mendadak (Sidak) ini bekerja untuk menghentikan peredaran bebas Makarel yang mengandung caving. Menurut Kepala Tim Dra Widjajaningsih.  Demikian disampaikan Ketua Tim Sidak Dra Widjajaningsih Apt usai  melakukan sidak dibeberapa Supermarket dan Pertokoan di wilayah perkotaan.

"Tim sidak setelah turun Kepasar dan Supermarket maupun pertokoan di seputaran wilayah Kota, sudah tidak lagi ditemukan 27 merek yang mengandung cacing diantaranya, sarden jenis Makarel tomato, Makarel Chili, dan Makarel Extra PDS, maupun Botan Makrel, dijual bebas pada masyarakat umum. "Katanya.

Sidak ini menurutnya berdasar Surat dari BPOM RI tertanggal 22 Maret 2018 dan 28 Maret 2018, tentang temuan cacing pada produk ikan kaleng yang ditindak lanjuti Surat Disperindag  Pemkab Jember No 510/148/35.09.331/2018 tertanggal 2 April 2018.

"Dihimbau pada pelaku Usaha Distributor, toko retail Modern, supermarket, Mini market, swalayan, toko pracangan, dan pedagang pasar untuk tidak menjual 27 merek yang positive mengandung parasit cacing terdiri dari 16 merek produk import, dan 11 merek product  dalam Negri," Harapnya.

Dirinya juga menghibau kepada masyarakat yang sudah terlanjur membeli makanan tersebut dan hingga saat ini masih tersisa dirumahnya agar tidak di konsumsi, lebih baik dikembalikan ke toko dimana tempat membelinya sambil membawa notanya.

Oner toko Slamet di Jl Gajah Mada, Debbyani mengaku hingga kini belum terima surat edaran larangan jual product itu, namun sejak ramai Medsos tidak lagi menjual makanan mengandung bakteri cacing. "Semenjak ramai didunia maya dua bulan lalu, kami sudah tidak jual makanan jenis sarden makarel itu. "Katanya.

Hal senada disampaikan  Stor Manager Golden Market Diah Purdiana, "Hingga saat ini kami belum pernah menerima Surat edaran dari pihak Disperindag maupun dari dinas Kesehatan atas larangan penjualan makanan kaleng jenis sarden Makarel yang diburu konsumen dari product yang lain. "jelasnya.

Namun dirinya  mengaku bahwa 27 merek yang mengandung cacing diantaranya, sarden jenis Makarel tomato, Makarel Chili, dan Makarel Extra PDS, maupun Botan Makre, sudah dilakukan penarikan sejak hari Jum'at (2/4) empat hari yang lalu. (edw).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: