"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Friday, 22 June 2018

Dua Ruang Kelas Ponpes Al-Baiturrohmah Jember Roboh Diterjang Hujan Angin

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Meski hujan tidak merata, dua ruang klas Pesanten Al Baiturrohmah  Jl Branjangan Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Jember, rata dengan tanah.

Robohnya dua ruang klas atau bangunan bangunan Ponpes ini terjadi pada Kamis (21/6/2018) pukul 16.30 sore, karena disebabkan oleh hujan,  namun beruntung tidak sampai merengut korban jiwa, dikarenakan para siswa-siswi masih libur panjang.

"Roboh nya dua ruang klas di Pondok Pesantren (Ponpes) tersebut disebabkan karena bangunan dalam kondisi sudah rapuh dan terpaan angin kencang yang desertai hujan." jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Jember Widi Prasetya BPBD Jember  kepada sejumlah media Jum'at (22/6/2018)

Dari dapak terjangan angin membuat roboh nya bangunan PP Al Baiturromah itu, matrial merusakan beberapa bangku. "Satu ruangan kelas rusak berat dan ruangan kelas rusak ringan,  9 meja dan 18 bangku sekolah rusak tertimpa material bangunan." jelasnya

 Upaya dilakukan Tim Riaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops PB, BPBD, Polsek Patrang, serta Perangkat Kelurahan Jumerto, dibantu masyarakat untuk melakukan assessment, menghitung kerugian, “Dalam waktu dekat akan mendirikan tenda sementara guna menampung kegiatan belajar santri di perlukan."pungkasnya

Sementara Erwin Sultoni Kasi PD Pontren Kemenag Jember masih belum mendapatkan laporan. "Kami masih belum menerima laporan robohnya bangunan yang  diterpa hujan disertai angin tersebut."Kami masih belum menerima laporan”, jelas Erwin Sultoni Kasi PD Pontren Kemenag Jember saat ditemui di Kantonya

Namun kami akan segera kelapangan untuk melakukan pendataan, apa yang harus dilakukan agar para santrinya tetap bisa mengikuti proses belajar. "Perlu bantuan apa nantinya untuk segera dikoordinasikan dengan Kanwil bila perlu dianggarkan dan dilakukan rehabilitasi atau perbaikan." Katanya. (edw).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: