"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 11 June 2018

H Min 3 Lebaran, Arus Mudik Di Pelabuhan Situbondo Membludak

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Memasuki- H min 3 Lebaran, arus mudik di pelabuhan tradisional Jangkar, Situbondo, Jatim, Senin (11/6/2018), mencapai puncak arus mudik, bahkan kenaikan mencapai  70 persen.

Bahkan sejak dini hari ribuan pemudik telah memadati wilayah Pelabuhan. Untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang pihak Syahbandar menambah trayek kapal Ferri exspress (kapal cepat) dengan tiket Rp 300 ribu per orang, dan kapal Ferri Rp 50 ribu untuk pelayaran ke Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura.

Menurut Kepala Syahbandar kelas III Kalbut Situbondo Mastur,  bahwa puncak arus mudik, tujuan kepulauan Pulau Madura, namun  diperkirakan arus mudik masih terus berlangsung. Kebanyakan pemudik di pelabuhan mayoritas warga Pulau Raas yang selama ini mengadu nasib ke Bali dan Lombok, NTB”, jelasnya.

"Untuk harga tiket penumpang tetap Rp 70 ribu per orang, untuk berlayar ke Raas, barang-barang bawaan milik pemudik dan sepeda motor itu harus diangkat dan diangkut menggunakan perahu kecil" terang Mastur Kepala Syahbandar kelas III Kalbut Dan Dinas Perhubungan Situbondo.

Meski ada kapal yang bisa menempuh perjalanan sekitar 5-6 jam, masih ada pemudik warga Raas yang enggan menumpang kapal Eksrees karena harga tiketnya mahal. Seperti Ferbriiyanti dan keluarganya, ia rela menunggu pemberangkatan kapal Ferri jam 11 malam, meski harus antri membeli tiket dan menunggu seharian .

"Kami sudah terbiasa, sebab  jika lewat Surabaya kami masih harus beberapa kali melalui penyeberangan. Selain itu, juga makan waktu yang lama. Atas dasar tersebut kami menggunakan jasa penyeberangan ini, untuk naik kapal cepat tiketnya mahal," timpal Gebriyanti , penumpang lannya. (edo).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: