"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 18 July 2018

Alasan Partai Garuda Hanya Daftarkan Dua Calegnya di KPU Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) hanya daftarkan dua bacalegnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember.

Sebagian besar parpol mendaftarkan bacalegnya sesuai batas maksimal yakni 50 orang yang tersebar di 6 Daerah Pemilihan (Dapil), sehingga total jumlah bacaleg sebanyak 689 orang, namun ada beberapa parpol yang mendaftarkan bacalegnya kurang dari batas maksimal tersebut.

Secara berurutan yang terkecil yaitu Partai Garuda yang hanya daftarkan 2 bacaleg, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI); 9 bacaleg, Partai Bulan Bintang; 32 bacaleg, Partai Demokrat 49 bacaleg, Partai Keadilan Sejahtera; 48 bacaleg, Partai Persatuan Indonesia; 49 bacaleg.

"Sebenarnya, banyak kader yang mau maju menjadi Bakal Calon legislatif (bacaleg), namun setelah kami datangi mereka agar memenuhi persyaratan, mereka mengaku tidak siap," Demikian disampaikan oleh Ketua DPC Partai Garuda Jember Sogol, Rabu (18/7/2018).

Lantaran Partai ini baru, sehingga mereka berpikir ulang. "Hanya ada dua bacaleg yang kami daftarkan di daerah pemilihan (dapil) 1 yakni satu bacaleg laki-laki dan satu lagi bacaleg perempuan karena sesuai aturan kuota perempuan minimal 30 persen," tuturnya.

Kendati hanya dua bacaleg, lanjut dia, Partainya optimistis dapat merebut kursi di DPRD Jember karena mereka memiliki komitmen yang tinggi untuk mendongkrak perolehan suara. "Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk mendapatkan perolehan suara di Pemilu 2019, meskipun hanya dua bacaleg," katanya.

Sementara Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi menyampaikan seluruh partai telah mendaftarkan bacalegnya hingga batas akhir pendaftaran pada Selasa (17/7) pukul 24.00 WIB. "Sebagian besar parpol mendaftarkan bacalegnya pada hari terakhir," ujarnya.

Dari 16 parpol, sudah memenuhi syarat termasuk kuota perempuan 30 persen, pakta integritas. "Tahapan berikutnya, kami akan melakukan verifikasi terkait dengan berkas persyaratan pencalonan, kalau ada kekurangan, maka akan kami berikan waktu selama sepekan untuk memperbaiki," katanya. (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: